Momen Bersejarah! Mendikdasmen Abdul Mu'ti Bakal Pidato Pakai Bahasa Indonesia di Sidang Umum UNESCO
Selasa, 04 November 2025 - 07:38 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan sebelumnya, Abdul Mu’ti telah mengumumkan bahwa Bahasa Indonesia akan digunakan dalam Konferesi UNESCO. “Bahasa Indonesia telah menjadi bahasa resmi dalam rapat-rapat UNESCO. Insya Allah nanti pekan ini saya akan ke Uzbekistan. Saya akan berpidato menggunakan Bahasa Indonesia dan menjadi awal dari digunakannya Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dalam rapat-rapat UNESCO,” Katanya dikutip dari laman resmi Kemendikdasmen.
Pernyataan ini menegaskan bahwa Indonesia turut memperkuat posisi diplomasi bahasa dan budaya melalui UNESCO, bukan hanya sebagai komunikasi diplomatik, tetapi sebagai alat pemersatu bangsa dan identitas nasional.
Konferensi Umum UNESCO ke-43 yang berlangsung hingga 13 November 2025 ini menjadi momentum bersejarah bagi Uzbekistan dan komunitas internasional. Dengan semangat kerja sama dan saling pengertian, Samarkand kembali mengukir sejarahnya.
Kali ini bukan sebagai persimpangan kafilah Jalur Sutra, melainkan sebagai pusat dialog dunia untuk perdamaian, pengetahuan, dan kemajuan umat manusia.
Pemilihan Samarkand sebagai tuan rumah mencerminkan pengakuan terhadap peran penting Republik Uzbekistan dalam memajukan nilai-nilai pendidikan, kebudayaan, dan sains. Kota yang dikenal sebagai permata Jalur Sutra ini menghadirkan perpaduan antara sejarah peradaban kuno dan visi masa depan yang modern dan terbuka.
Pernyataan ini menegaskan bahwa Indonesia turut memperkuat posisi diplomasi bahasa dan budaya melalui UNESCO, bukan hanya sebagai komunikasi diplomatik, tetapi sebagai alat pemersatu bangsa dan identitas nasional.
Konferensi Umum UNESCO ke-43 yang berlangsung hingga 13 November 2025 ini menjadi momentum bersejarah bagi Uzbekistan dan komunitas internasional. Dengan semangat kerja sama dan saling pengertian, Samarkand kembali mengukir sejarahnya.
Kali ini bukan sebagai persimpangan kafilah Jalur Sutra, melainkan sebagai pusat dialog dunia untuk perdamaian, pengetahuan, dan kemajuan umat manusia.
Pemilihan Samarkand sebagai tuan rumah mencerminkan pengakuan terhadap peran penting Republik Uzbekistan dalam memajukan nilai-nilai pendidikan, kebudayaan, dan sains. Kota yang dikenal sebagai permata Jalur Sutra ini menghadirkan perpaduan antara sejarah peradaban kuno dan visi masa depan yang modern dan terbuka.
(rca)
Lihat Juga :