Momen Bersejarah! Mendikdasmen Abdul Mu'ti Bakal Pidato Pakai Bahasa Indonesia di Sidang Umum UNESCO

Selasa, 04 November 2025 - 07:38 WIB
loading...
Momen Bersejarah! Mendikdasmen...
Pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti di Sidang Umum UNESCO, Uzbekistan, hari ini akan menjadi momen bersejarah. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti di Sidang Umum UNESCO, Uzbekistan, hari ini akan menjadi momen bersejarah. Pasalnya, pertama kalinya Abdul Mu'ti berpidato menggunakan bahasa Indonesia di forum UNESCO PBB, Selasa (4/11/2025).

Pidato akan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan bisa disaksikan melalui YouTube SindoNews atau UNESCO Web TV. “Pertama kali Kiai Menteri Abdul Mutib berpidato menggunakan bahasa Indonesia di forum UNESCO PBB, Selasa, 4 November 2025,” bunyi narasi di YouTube @KyaiMenteri_official.

Disebutkan juga bahwa penggunaan bahasa Indonesia pertama kali yang dibawakan oleh Kiai Menteri dalam pidato forum UNESCO ini menjadi langkah bersejarah bagi diplomasi Indonesia. Tidak hanya menegaskan jati diri bangsa Indonesia di kancah internasional, tetapi menunjukkan bahwa bahasa Indonesia diakui dan dihargai dunia.

Momen Bersejarah! Mendikdasmen Abdul Mu'ti Bakal Pidato Pakai Bahasa Indonesia di Sidang Umum UNESCO


Baca juga: Indonesia, Brunei, dan Malaysia Jadikan Bahasa Fondasi Persahabatan



“Pencapaian itu menunjukkan bahwa penguatan bahasa Indonesia tidak hanya penting sebagai bagian dari pendidikan nasional, tetapi juga sebagai sarana diplomasi budaya di kancah global,” pungkasnya.

Pada kesempatan sebelumnya, Abdul Mu’ti telah mengumumkan bahwa Bahasa Indonesia akan digunakan dalam Konferesi UNESCO. “Bahasa Indonesia telah menjadi bahasa resmi dalam rapat-rapat UNESCO. Insya Allah nanti pekan ini saya akan ke Uzbekistan. Saya akan berpidato menggunakan Bahasa Indonesia dan menjadi awal dari digunakannya Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dalam rapat-rapat UNESCO,” Katanya dikutip dari laman resmi Kemendikdasmen.

Pernyataan ini menegaskan bahwa Indonesia turut memperkuat posisi diplomasi bahasa dan budaya melalui UNESCO, bukan hanya sebagai komunikasi diplomatik, tetapi sebagai alat pemersatu bangsa dan identitas nasional.

Konferensi Umum UNESCO ke-43 yang berlangsung hingga 13 November 2025 ini menjadi momentum bersejarah bagi Uzbekistan dan komunitas internasional. Dengan semangat kerja sama dan saling pengertian, Samarkand kembali mengukir sejarahnya.

Kali ini bukan sebagai persimpangan kafilah Jalur Sutra, melainkan sebagai pusat dialog dunia untuk perdamaian, pengetahuan, dan kemajuan umat manusia.

Pemilihan Samarkand sebagai tuan rumah mencerminkan pengakuan terhadap peran penting Republik Uzbekistan dalam memajukan nilai-nilai pendidikan, kebudayaan, dan sains. Kota yang dikenal sebagai permata Jalur Sutra ini menghadirkan perpaduan antara sejarah peradaban kuno dan visi masa depan yang modern dan terbuka.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Sekum PP Muhammadiyah:...
Sekum PP Muhammadiyah: Ramadan Bulan Kerukunan
Tahap 3 SPPG Diresmikan,...
Tahap 3 SPPG Diresmikan, Abdul Mu’ti Tegaskan Muhammadiyah Dukung MBG
Mendikdasmen Buka Suara...
Mendikdasmen Buka Suara soal Siswa SD Bunuh Diri Tak Mampu Beli Pena: Kita Selidiki
Sambut Prabowo, Macron...
Sambut Prabowo, Macron Gunakan Bahasa Indonesia
Uji Materiil UU Bahasa,...
Uji Materiil UU Bahasa, Ahli Hukum: Perjanjian yang Dibuat Hanya Dalam Bahasa Asing Tidak Sah
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Rekomendasi
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Berita Terkini
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved