Pengalaman Pilot Mayor Pnb Riki Sihaloho Terbangkan Airbus A400M dari Sevilla ke Indonesia
Senin, 03 November 2025 - 15:23 WIB
loading...
Pilot Mayor (Pnb) Riki Sihaloho menceritakan kisahnya menerbangkan pesawat angkut militer terbaru TNI AU Airbus A400M dari Spanyol menuju Indonesia. Foto/Danandaya Aria Putra
A
A
A
JAKARTA - Setelah penantian panjang, pesawat angkut militer Airbus A400M akhirnya mendarat dengan mulus di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (3/11/2025) pagi. Sang pilot, Mayor (Pnb) Riki Sihaloho menceritakan kisah menerbangkan pesawat terbaru TNI AU dari Spanyol menuju Indonesia.
![Pengalaman Pilot Mayor Pnb Riki Sihaloho Terbangkan Airbus A400M dari Sevilla ke Indonesia]()
Dia menjelaskan bahwa take off dari Sevilla, Spanyol pada Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 12.00 siang waktu setempat, dan menghabiskan waktu sembilan jam untuk tiba di Dubai. Selanjutnya pilot dan teknisi bermalam di Dubai.
Baca juga: Prabowo Negosiasi Tambah Lagi 4 Pesawat Airbus A400M
"Sampai di Dubai kita melaksanakan menginap satu hari. Kemudian lanjut dari Dubai kita ke Medan Kualanamu untuk melaksanakan refueling, dari Medan kita lanjut ke Halim. Sampai di Halim pukul 07.30 pagi. Untuk hari ini kita melaksanakan serah terima, berjalan dengan lancar," kata Riki kepada wartawan di Bandara Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (3/11/2025).
Dia mengaku kendala cuaca selama penerbangan hanya dirasakan ketika memasuki wilayah Indonesia. Sebab akhir tahun ini di Indonesia telah memasuki musim penghujan.
"Untuk cuaca sendiri saya kira dari Sevilla sampai Dubai clear. Semuanya hanya dari Dubai sampai ke Medan. Menjelang masuk wilayah Indonesi, kita tahu sendiri untuk akhir tahun, pasti akan rain season," ucapnya.
Baca juga: Prabowo Akan Fungsikan Airbus A400M untuk Jalankan Misi Kemanusiaan, Termasuk Gaza
Memiliki latar belakang pilot Hercules, dia pun merasakan perbedaan ketika mengawaki A400M. Perbedaan paling spesifik kata dia terletak pada bagian kemudi.
"Untuk handling sendiri untuk Hercules yang tipe lama itu masih menggunakan yoke dengan A400 yang MRTT ini sekarang sudah side by stick, jadi fly by wire seperti pesawat tempur," ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa take off dari Sevilla, Spanyol pada Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 12.00 siang waktu setempat, dan menghabiskan waktu sembilan jam untuk tiba di Dubai. Selanjutnya pilot dan teknisi bermalam di Dubai.
Baca juga: Prabowo Negosiasi Tambah Lagi 4 Pesawat Airbus A400M
"Sampai di Dubai kita melaksanakan menginap satu hari. Kemudian lanjut dari Dubai kita ke Medan Kualanamu untuk melaksanakan refueling, dari Medan kita lanjut ke Halim. Sampai di Halim pukul 07.30 pagi. Untuk hari ini kita melaksanakan serah terima, berjalan dengan lancar," kata Riki kepada wartawan di Bandara Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (3/11/2025).
Dia mengaku kendala cuaca selama penerbangan hanya dirasakan ketika memasuki wilayah Indonesia. Sebab akhir tahun ini di Indonesia telah memasuki musim penghujan.
"Untuk cuaca sendiri saya kira dari Sevilla sampai Dubai clear. Semuanya hanya dari Dubai sampai ke Medan. Menjelang masuk wilayah Indonesi, kita tahu sendiri untuk akhir tahun, pasti akan rain season," ucapnya.
Baca juga: Prabowo Akan Fungsikan Airbus A400M untuk Jalankan Misi Kemanusiaan, Termasuk Gaza
Memiliki latar belakang pilot Hercules, dia pun merasakan perbedaan ketika mengawaki A400M. Perbedaan paling spesifik kata dia terletak pada bagian kemudi.
"Untuk handling sendiri untuk Hercules yang tipe lama itu masih menggunakan yoke dengan A400 yang MRTT ini sekarang sudah side by stick, jadi fly by wire seperti pesawat tempur," ucapnya.
(shf)
Lihat Juga :