2 Kelompok Ini Direkomendasikan Tidak Melakukan Umrah Mandiri
Rabu, 29 Oktober 2025 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
Kelompok kedua, katanya, jemaah lansia dan yang menderita sakit. "Ini saya kira harus hati-hati bagi mereka yang sakit dan lansia, karena bisa mengalami insiden."
Mustolih juga mengingatkan risiko bagi mereka yang memilih umrah mandiri. Bagi mereka yang memilih menggunakan umrah mandiri, risiko perjalanan dari sejak take off dari Tanah Air sampai dengan pemulangan, dan saat dia ada di Saudi, tentu tidak mendapatkan perlindungan sebagaimana mereka yang menggunakan travel.
"Semua risiko ditanggung sendiri, risiko penipuan, risiko tersesat, risiko sakit, kemudian yang paling ekstrem, naudzubillah, sampai meninggal," ujarnya.
Hal itu, kata dia, berbeda dengan umrah menggunakan travel yang semuanya menjadi tanggung jawab travel. "Secara manasik ibadah juga lebih tenang, ada yang memandu, terjadwal. Kalau ada insiden tersesat atau korban tindak pidana, akan ditangani travel," katanya.
Mustolih juga mengingatkan risiko bagi mereka yang memilih umrah mandiri. Bagi mereka yang memilih menggunakan umrah mandiri, risiko perjalanan dari sejak take off dari Tanah Air sampai dengan pemulangan, dan saat dia ada di Saudi, tentu tidak mendapatkan perlindungan sebagaimana mereka yang menggunakan travel.
"Semua risiko ditanggung sendiri, risiko penipuan, risiko tersesat, risiko sakit, kemudian yang paling ekstrem, naudzubillah, sampai meninggal," ujarnya.
Hal itu, kata dia, berbeda dengan umrah menggunakan travel yang semuanya menjadi tanggung jawab travel. "Secara manasik ibadah juga lebih tenang, ada yang memandu, terjadwal. Kalau ada insiden tersesat atau korban tindak pidana, akan ditangani travel," katanya.
Lihat Juga :