Dukung Kesetaraan dan Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Resmikan Ruang Kreatif Difabel

Kamis, 23 Oktober 2025 - 18:19 WIB
loading...
Dukung Kesetaraan dan...
Founder YIS Sandiaga Uno meresmikan Ruang Kreatif Difabel untuk mewujudkan kesetaraan bagi disabilitas di vOffice Indonesia Centennial Tower, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2025). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ruang Kreatif Difabel untuk mewujudkan kesetaraan bagi penyandang disabilitas diresmikan di vOffice Indonesia Centennial Tower, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2025). Ruang ini menjadi bagian dari program 'Saatnya Difabel Setara' yang bertujuan membuka lapangan kerja dan akses inklusif di bidang ekonomi digital bagi penyandang disabilitas.

Sebanyak 20 peserta hadir sebagai bagian dari program pelatihan, terdiri dari 9 orang tunanetra, 7 orang tuli, dan 4 orang penyandang disabilitas daksa.

Baca juga: Dongkrak Daya Saing UMKM, Desa EMAS Menyentuh Banyak Sektor

Para peserta dibekali keterampilan di bidang videografi, desain grafis, penulisan konten, dan voice over, guna menyiapkan mereka memasuki dunia kerja maupun membangun usaha mandiri.



Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa peluncuran Ruang Kreatif Difabel menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor dapat membuka peluang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Ini adalah bentuk nyata dari semangat kolaborasi, konsistensi, dan keberpihakan pada kelompok disabilitas. Program ini memperkuat visi ekonomi kreatif yang inklusif, di mana semua warga negara memiliki kesempatan untuk berkembang dan berdaya,” ujar Sandiaga Uno dalam keterangannya, dikutip Kamis (23/10/2025).

Ia juga menekankan pentingnya keterampilan digital seperti digital marketing, desain grafis, dan content creation sebagai solusi 3T, yakni Tepat Sasaran, Tepat Manfaat, dan Tepat Waktu, dalam membekali difabel menghadapi tantangan ekonomi digital.

Baca juga: UMKM Hadapi Tantangan Klasik, Desa EMAS Bakal Jadi Solusi

"Peresmian ini menjadi kelanjutan dari program 'Si Iklas: Saatnya Difabel Setara' yang diluncurkan pada Mei 2025, yang kini melahirkan peserta-peserta difabel yang mandiri dan mampu bersaing dalam ekosistem ekonomi kreatif nasional," bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga juga menyoroti perjuangan Fadel Nooriandi (31), penyandang Thalassemia Mayor yang menjadi saksi dalam sidang Mahkamah Konstitusi pada hari yang sama.

Fadel memperjuangkan agar Thalassemia diakui sebagai bagian dari disabilitas dalam regulasi turunan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016.

“Ini menunjukkan bahwa perjuangan kesetaraan bukan hanya soal fasilitas, tapi juga pengakuan hukum dan perlakuan adil dalam masyarakat,” ujarnya.

Sandiaga Uno berharap Ruang Kreatif Difabel dapat menjadi ruang belajar, bertumbuh, dan menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini.

“Ruang ini adalah awal dari gerakan besar. Kami percaya bahwa teman-teman difabel tidak hanya mampu bersaing, tapi juga menjadi penggerak ekonomi kreatif yang berkelanjutan,” tutupnya.

Sementara itu, CEO Refo Renaldo Adi yang memaparkan, hingga saat ini lebih dari 70 penerima manfaat telah mengikuti program, dengan lebih dari 350 konten digital kreatif yang dihasilkan.

Sebanyak 17 peserta terbaik terpilih untuk mengikuti pelatihan inkubasi tahap kedua di Ruang Kreatif Difabel.

“Tujuan utamanya adalah mewujudkan kesetaraan dalam kesempatan kerja dan kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas, melalui pelatihan inklusif di berbagai bidang digital,” tutup Renaldo.

Ruang ini diinisiasi oleh Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Refo Digital Kreatif dan Yayasan Puspa Indah, sebagai wadah pengembangan keterampilan digital dan kreativitas bagi penyandang disabilitas.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Prabowo: Daripada Bangun...
Prabowo: Daripada Bangun Kantor Baru, Lebih Baik Buat Program yang Ciptakan Lapangan Kerja
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Panen Perdana Edamame,...
Panen Perdana Edamame, Sandi Uno: Langkah Awal Penguatan Ekonomi Desa
Tok! MK Nyatakan Penderita...
Tok! MK Nyatakan Penderita Penyakit Kronis Masuk Kategori Penyandang Disabilitas Fisik
Prabowo Bertemu 5 Pengusaha...
Prabowo Bertemu 5 Pengusaha di Hambalang, Ajak Gotong Royong Buka Lapangan Kerja
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Rekomendasi
Mobil Jepang Lawas Tetap...
Mobil Jepang Lawas Tetap Rebut Perhatian Penggemar Modifikasi, Ini Alasannya!
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Berita Terkini
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved