Pakar Pertanyakan soal Ilmu Lingkungan di Bawah Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:34 WIB
loading...
Pakar Pertanyakan soal...
Pakar Lingkungan sekaligus dosen Universitas Indonesia Mahawan Karuniasa mempertanyakan wacana penempatan Ilmu Lingkungan di bawah pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pakar Lingkungan sekaligus dosen Universitas Indonesia Mahawan Karuniasa mempertanyakan wacana penempatan Ilmu Lingkungan di bawah pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan . Dia menilai penempatan itu bukan saja mereduksi ilmu lingkungan yang seharusnya memiliki kemandirian lingkungan, namun dikhawatirkan akan melemahkan fungsi keilmuan lingkungan.

Menurutnya, menempatkan Ilmu Lingkungan di bawah pascasarjana atau fakultas Pembangunan Berkelanjutan bukan bentuk sinergi, melainkan “subordinasi konseptual” yang justru melemahkan kedalaman ilmiahnya. "Ini bukan sekadar soal struktur akademik, tapi soal paradigma ilmu,” ujar Mahawan, Kamis (23/10/2025).

Dia menjelaskan, Ilmu Lingkungan berakar pada sustainability science dan general system theory—ilmu yang memandang bumi sebagai satu sistem kehidupan utuh di mana manusia hanyalah bagian dari jejaring ekosistem. "Ilmu Lingkungan bersifat integratif dan ekosentris. Fokusnya bukan hanya pembangunan, tapi menjaga keseimbangan antara sistem alam dan budaya manusia agar bumi tetap lestari,” ucapnya.

Baca juga: Komitmen Berkelanjutan, Linknet Tanam 7.500 Pohon Mangrove di Pulau Dompak Kepri

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Indonesia-AS Perkuat...
Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama Produk Kehutanan Berbasis Keberlanjutan
Indonesia dan Republik...
Indonesia dan Republik Kongo Perkuat Kerja Sama Kehutanan Berkelanjutan
Dari Dosen UI ke Pusaran...
Dari Dosen UI ke Pusaran Polemik: Jejak Panjang Ade Armando hingga Mundur dari PSI
Legislator PKS Dorong...
Legislator PKS Dorong Roadmap Beasiswa Nasional untuk Tingkatkan Angka Partisipasi Kuliah
Pengelolaan Hutan Berkelanjutan...
Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Tulang Punggung Pencapaian FOLU Net Sink 2030
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Jadi Sekolah Unggulan,...
Jadi Sekolah Unggulan, SMA Al Hikmah Surabaya Bangun Pembelajaran Berbasis Riset-Karakter
Rekomendasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Berita Terkini
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Infografis
No 1 dari Asia, Berikut...
No 1 dari Asia, Berikut Terowongan Bawah Laut Terpanjang di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved