Program MBG Buka Jalan Baru Pemenuhan Gizi Generasi Muda Indonesia

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:39 WIB
loading...
Program MBG Buka Jalan...
Program MBG sukses menjangkau hampir 36,7 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia per Oktober 2025. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sukses menjangkau hampir 36,7 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia per Oktober 2025. Program tersebut merupakan inisiatif penting pemerintah untuk memastikan kebutuhan gizi generasi muda tercukupi demi masa depan bangsa yang lebih sehat, kuat, dan berdaya saing.

Prabowo juga menyatakan total porsi yang telah dibagikan sebanyak 1,4 miliar. Di sisi ekonomi, juga MBG sudah membuka 1 juta lapangan pekerjaan baru di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur. Dia menuturkan 30.000 SPPG yang dimiliki BGN saat ini membutuhkan setidaknya 50 pekerja.

Kehadiran Program MBG, utamanya di lingkungan sekolah, membawa dampak positif, salah satunya soal kenaikan angka kehadiran siswa di sekolah. Misalnya di SMP Negeri Serui Laut, Yapen, Papua, tingkat kehadiran siswa biasanya hanya mencapai 70%.

Baca juga: Target 82,9 Juta Penerima MBG Mundur, BGN: Paling Lambat Februari 2026

“Program Makan Bergizi Gratis ini benar-benar berdampak positif. Kehadiran siswa yang sebelumnya hanya 70%, kini bisa mencapao 90 sampai 95%. Ini menunjukkan bahwa program tersebut sangat membantu,” ungkap Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sekolah SMP Negeri Serui Laut Dody Sugiarto, Rabu (22/10/2025).

Dody menambahkan, meningkatnya kehadiran siswa turut menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan kondusif di kelas. Karena itu, pihak sekolah memberikan apresiasi kepada pihak terkait yang telah menggagas dan melaksanakan program ini. “Bila yang terjadi di SMP Serui Laut juga dialami oleh seluruh sekolah yang memperoleh MBG, maka dampak ke depannya tak main-main,” ucapnya.



Founder Lansia Sejahtera Surabaya Jani Purwanty mengatakan MBG penting karena gizi adalah fondasi kecerdasan, produktivitas, dan daya saing bangsa, terutama jika Indonesia akan menghadapi bonus demografi.

Baca juga: BGN Tutup 106 Dapur MBG Imbas Keracunan Massal

Jani menjelaskan, bonus demografi adalah jendela kesempatan yang hanya datang satu kali. Jika anak-anak kita hari ini tumbuh dengan gizi buruk, maka pada 2045 mereka akan menjadi generasi rapuh.

“Jika fondasi Sumber Daya Manusia (SDM) usia produktif tidak dibangun sekarang, maka Indonesia akan memikul beban ganda, yaitu kekurangan tenaga produktif tangguh penopang ekonomi bangsa dan ketika memasuki era aging society, menanggung beban meningkatnya pembiayaan sosial bagi penduduk lansia,” jelas Jani.

Dosen dan Peneliti FH Unair itu juga menekankan kalau tidak diantisipasi, maka Indonesia akan menanggung beban yang sangat berat. Menurutnya, Program MBG adalah solusi yang tepat.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Prabowo Akan Bertemu...
Prabowo Akan Bertemu Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Besok, Bahas Apa?
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Rekomendasi
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Berita Terkini
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Infografis
Anggoro Eko Cahyo, Dirut...
Anggoro Eko Cahyo, Dirut Baru Bank Syariah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved