IDC AMSI 2025, GDP dan East Ventures Nilai Investasi di Media Masih Menarik
Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:43 WIB
loading...
A
A
A
“Tujuan kami investasi di media itu salah satunya karena ada sektor edukasinya. Media juga memiliki niche-nya masing-masing,” ujar Willson, Rabu (22/10/2025).
Dia menjelaskan tren industri media kini mulai bergerak dari sekadar SEO (Search Engine Optimization) menuju AI Optimization seiring berkembangnya teknologi kecerdasan buatan dalam proses kurasi, distribusi, dan personalisasi konten.
“Media itu harus terus berinovasi, nanti juga terlihat arahnya seperti apa. Harus mencoba teknologi baru. Yang penting harus ada keunikan dari media tersebut yang belum dimiliki media-media yang ada,” katanya.
Selain inovasi, Wilson juga menyoroti pentingnya visi dan integritas pendiri media dalam menarik kepercayaan investor. “Foundernya harus visioner, tidak hanya mengejar uang. Karena pada akhirnya, nilai dan visi yang kuat itulah yang membuat media bertahan,” katanya.
CEO Group GDP Venture Martin Hartono berkomitmen mendukung pertumbuhan industri media di Indonesia. “Investor juga tidak memilih akan berinvestasi di media lokal atau nasional. Yang penting segmentasi dan inovasi media tersebut menarik. Kami masih berkomitmen investasi di media,” ujarnya.
Dia menjelaskan tren industri media kini mulai bergerak dari sekadar SEO (Search Engine Optimization) menuju AI Optimization seiring berkembangnya teknologi kecerdasan buatan dalam proses kurasi, distribusi, dan personalisasi konten.
“Media itu harus terus berinovasi, nanti juga terlihat arahnya seperti apa. Harus mencoba teknologi baru. Yang penting harus ada keunikan dari media tersebut yang belum dimiliki media-media yang ada,” katanya.
Selain inovasi, Wilson juga menyoroti pentingnya visi dan integritas pendiri media dalam menarik kepercayaan investor. “Foundernya harus visioner, tidak hanya mengejar uang. Karena pada akhirnya, nilai dan visi yang kuat itulah yang membuat media bertahan,” katanya.
CEO Group GDP Venture Martin Hartono berkomitmen mendukung pertumbuhan industri media di Indonesia. “Investor juga tidak memilih akan berinvestasi di media lokal atau nasional. Yang penting segmentasi dan inovasi media tersebut menarik. Kami masih berkomitmen investasi di media,” ujarnya.
Lihat Juga :