Hasil Survei IPO: 81% Publik Percaya Kepemimpinan Presiden Prabowo
Selasa, 21 Oktober 2025 - 18:44 WIB
loading...
A
A
A
Selain kepercayaan terhadap Presiden, survei IPO juga mencatat penilaian positif terhadap arah kebijakan pemerintah. Sebanyak 73% responden menilai kondisi ekonomi nasional baik dan cukup baik. Bahkan, 85% menilai ekonomi perdesaan membaik dibandingkan tahun sebelumnya.
Program-program utama pemerintah seperti Dana Desa, Koperasi Merah Putih, dan Makan Bergizi Gratis disebut berkontribusi langsung pada peningkatan kesejahteraan rakyat, memperkuat kemandirian ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan menjaga daya beli masyarakat.
Baca juga: Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Produksi Mobil Nasional
Dedi menambahkan, keberhasilan kebijakan ekonomi dan sosial ini menjadi faktor yang memperkuat kepuasan publik. "Publik tidak sekadar puas karena figur kepemimpinan, tetapi karena hasil kebijakan yang nyata. Program makan bergizi dan dana desa dianggap menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dilaksanakan 9-17 Oktober 2025 ini melibatkan 1.200 responden berusia minimal 17 tahun, tersebar proporsional di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Metode yang digunakan adalah Stratified Multistage Random Sampling (SMRS) dengan margin of error ±2,9% dan tingkat kepercayaan 95%.
Program-program utama pemerintah seperti Dana Desa, Koperasi Merah Putih, dan Makan Bergizi Gratis disebut berkontribusi langsung pada peningkatan kesejahteraan rakyat, memperkuat kemandirian ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan menjaga daya beli masyarakat.
Baca juga: Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Produksi Mobil Nasional
Dedi menambahkan, keberhasilan kebijakan ekonomi dan sosial ini menjadi faktor yang memperkuat kepuasan publik. "Publik tidak sekadar puas karena figur kepemimpinan, tetapi karena hasil kebijakan yang nyata. Program makan bergizi dan dana desa dianggap menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dilaksanakan 9-17 Oktober 2025 ini melibatkan 1.200 responden berusia minimal 17 tahun, tersebar proporsional di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Metode yang digunakan adalah Stratified Multistage Random Sampling (SMRS) dengan margin of error ±2,9% dan tingkat kepercayaan 95%.
(cip)
Lihat Juga :