Rustini Muhaimin Tekankan Budaya Literasi dan Kepedulian Santri

Selasa, 21 Oktober 2025 - 18:26 WIB
loading...
Rustini Muhaimin Tekankan...
Founder Jendela Dunia Kita Rustini Muhaimin Iskandar menilai semua elemen bangsa memiliki tanggung jawab dan kepedulian yang sama untuk membangun budaya literasi di kalangan masyarakat. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Founder Jendela Dunia Kita Rustini Muhaimin Iskandar menilai semua elemen bangsa memiliki tanggung jawab dan kepedulian yang sama untuk membangun budaya literasi di kalangan masyarakat. Hal itu disampaikan Rustini saat kegiatan Gerakan Ayo Membaca di Madrasah Ibtidaiyah (MI) NU Barus, Tapanuli Tengah, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2025, yang puncaknya akan dilaksanakan di titik nol peradaban Islam Nusantara, Barus, pada Rabu (22/10/2025). Dia menegaskan bahwa semangat literasi harus digencarkan kepada generasi muda di pelosok desa dan kalangan pesantren.

"Jendela Dunia Kita hadir untuk membuka pintu keajaiban ilmu bagi anak-anak Indonesia. Kami percaya, setiap buku yang dibaca adalah jendela yang membuka masa depan,” ujarnya penuh semangat.

Baca juga: Rustini Muhaimin: Kekerasan Seksual adalah Kejahatan Kemanusiaan!



Rustini juga mengajak para siswa untuk berani bermimpi besar melalui bacaan. “Adik-adik semua, mari bermimpi besar lewat bacaan. Mungkin kalian sekarang membaca cerita, tapi kelak kalianlah yang akan menulis sejarah,” tuturnya disambut tepuk tangan para siswa.

Ia berharap, semangat membaca tidak berhenti di Barus, melainkan menular ke seluruh pelosok negeri. “Saya harap gerakan ini menular, dari satu madrasah ke madrasah lain. Mari jadikan membaca bukan sekadar kegiatan, tapi kebiasaan. Semoga dari Barus, semangat membaca menjalar ke seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Bidik Basis Santri Jawa...
Bidik Basis Santri Jawa Timur, Partai Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Rekomendasi
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Berita Terkini
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved