Satu Tahun Prabowo-Gibran dan Kebangkitan Ekonomi Rakyat

Selasa, 21 Oktober 2025 - 17:58 WIB
loading...
A A A
Sementara dalam segi hukum, pemerintahan Prabowo-Gibran berupaya memperbaiki efektivitas penegakan hukum. Survei IndoStrategi Research & Consulting (September-Oktober 2025) menempatkan kinerja penegakan hukum dan pemberantasan korupsi pada skor 3,50 dari skala 5, menunjukkan tren positif di tengah tantangan struktural yang ada.

Penegakan yang dilakukan oleh lembaga penegak hukum mengalami peningkatan cukup tajam, terutama oleh Korps Adhyaksa Kejaksaan Agung. Kasus-kasus besar telah diungkap dan menyelamatkan keuangan negara hingga ratusan triliun rupiah.

Kasus korupsi BBM sebesar Rp285 triliun, kasus korupsi timah sebesar Rp271 triliun, kasus korupsi minyak sawit sebesar Rp17,7 triliun, dan kasus lainnya kini masih dalam tahap penyelidikan-penyidikan. Pengungkapan kasus korupsi dengan nilai fantastis ini merupakan yang terbesar dalam sejarah pemberantasan korupsi di negeri ini.

Dalam hal pemberantasan korupsi, Presiden Prabowo menegaskan komitmen reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan bersih. Sistem e-procurement dan pengawasan anggaran digital mulai diintegrasikan di lebih dari 80 persen lembaga negara (KemenPAN-RB, 2025). Meski jalan masih panjang, arah pembenahan kelembagaan sudah tampak jelas.

Pertahanan dan Keamanan


Dalam konteks pertahanan dan keamanan nasional, Prabowo melanjutkan upaya reformasi TNI dan modernisasi sistem pertahanan. Pembentukan komponen cadangan serta penguatan pertahanan siber dan maritim menjadi langkah strategis di tengah dinamika geopolitik Indo-Pasifik.

Di matra laut, Indonesia telah merampungkan pembelian kapal induk bekas Giuseppe Garibaldi dari Italia, pembuatan kapal selam nirawak buatan dalam negeri, dan pembuatan kapal perang kelas berat yang telah selesai serta masih dalam produksi PT PAL Indonesia.

Di matra udara, Indonesia telah merampungkan perjanjian pembelian 42 pesawat canggih generasi 4,5 Rafale buatan Prancis, perjanjian produksi bersama dengan Turki untuk 48 pesawat tempur generasi 5 KAAN, dan rencana pembelian 42 pesawat generasi 4,5 Chengdu J-10 dari China.

Di matra darat, Indonesia memperkuat pertahanan dengan pembelian rudal canggih jelajah berdaya jangkau 280 km Tactical Ballistic Missile buatan Turki, yang merupakan rudal balistik pertama yang dimiliki oleh negara Asia Tenggara.

Diplomasi Internasional: Indonesia yang Lebih Percaya Diri


Tahun pertama pemerintahan ini juga ditandai oleh diplomasi luar negeri yang aktif dan produktif. Selama 2025, Presiden Prabowo melakukan 33 lawatan internasional, mencakup Asia, Timur Tengah, Eropa, hingga Amerika.

Capaian konkret diplomasi ekonomi mencakup: Indonesia–Peru Economic Partnership Agreement (IP-CEPA) ditandatangani 11 Agustus 2025, penyelesaian Indonesia–European Union CEPA (IEU-CEPA) pada 23 September 2025, dan penandatanganan Indonesia–Canada CEPA (ICA-CEPA) pada 24 September 2025.

Kesepakatan tersebut membuka akses ekspor bagi produk pertanian, tekstil, dan mineral hijau Indonesia. Selain itu, Prabowo membawa pulang komitmen investasi senilai US$18,57 miliar (Rp294,8 triliun) dari lawatan ke lima negara pada November 2024, termasuk China, Inggris, dan Uni Emirat Arab. Pada Juli 2025, Indonesia dan Arab Saudi menandatangani kesepakatan investasi senilai US$27 miliar, termasuk kerja sama kesehatan dan vaksinasi haji (Sumber: Kementerian Investasi/BKPM, 2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Pakar: Tanpa Bukti Kuat,...
Pakar: Tanpa Bukti Kuat, Penyebutan 26 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG Bisa Berujung Pidana
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Rekomendasi
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved