Hasil Survei: Mentan Andi Amran Menteri dengan Kinerja Terbaik Nomor 2
Minggu, 19 Oktober 2025 - 12:51 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Jokowi Temui Prabowo Jelang 1 Tahun Pemerintahan, Analis: Mau Ngecek Sudah Jalan atau Belum?
Kepuasan responden terhadap kinerja Kementerian Pertanian di angka 71,5%. Ini karena banyak hal yang sudah dilakukan Kementerian Pertanian berkaitan dengan pangan yang memang diturunkan oleh program pemerintah.
Dari sisi capaian faktual, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada September 2025 mencapai 124,36, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Angka ini menunjukkan peningkatan daya beli dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.
Sementara itu, stok beras nasional mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sejak Bulog berdiri, yang turut mendorong terjadinya deflasi beras 0,13% pada September 2025 — pertama kalinya dalam lima tahun terakhir.
Sebagai informasi, produksi beras nasional 2025 menunjukkan lonjakan signifikan dan mendekati proyeksi lembaga internasional seperti Food and Agriculture Organization (FAO) dan United States Department of Agriculture (USDA).
Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi beras Januari–November 2025 mencapai 33,19 juta ton, naik 12,62% dibanding periode yang sama tahun 2024 yakni 29,47 juta ton. USDA menyebut produksi beras Indonesia diperkirakan mencapai 34,6 juta ton pada tahun ini, sedangkan FAO memprediksi capaian mencapai 35,6 juta ton pada masa tanam 2025/2026.
Angka produksi Januari–November 2025 ini tidak hanya melampaui capaian tahun sebelumnya, tetapi juga menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Sebelumnya, capaian produksi tertinggi tercatat pada tahun 2022 sebesar 31,54 juta ton.
Kepuasan responden terhadap kinerja Kementerian Pertanian di angka 71,5%. Ini karena banyak hal yang sudah dilakukan Kementerian Pertanian berkaitan dengan pangan yang memang diturunkan oleh program pemerintah.
Dari sisi capaian faktual, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada September 2025 mencapai 124,36, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Angka ini menunjukkan peningkatan daya beli dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.
Sementara itu, stok beras nasional mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sejak Bulog berdiri, yang turut mendorong terjadinya deflasi beras 0,13% pada September 2025 — pertama kalinya dalam lima tahun terakhir.
Sebagai informasi, produksi beras nasional 2025 menunjukkan lonjakan signifikan dan mendekati proyeksi lembaga internasional seperti Food and Agriculture Organization (FAO) dan United States Department of Agriculture (USDA).
Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi beras Januari–November 2025 mencapai 33,19 juta ton, naik 12,62% dibanding periode yang sama tahun 2024 yakni 29,47 juta ton. USDA menyebut produksi beras Indonesia diperkirakan mencapai 34,6 juta ton pada tahun ini, sedangkan FAO memprediksi capaian mencapai 35,6 juta ton pada masa tanam 2025/2026.
Angka produksi Januari–November 2025 ini tidak hanya melampaui capaian tahun sebelumnya, tetapi juga menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Sebelumnya, capaian produksi tertinggi tercatat pada tahun 2022 sebesar 31,54 juta ton.
Lihat Juga :