Praktisi Hukum Dorong BUMN Lebih Produktif dan Berdampak Nyata Bagi Masyarakat

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 20:35 WIB
loading...
Praktisi Hukum Dorong...
Praktisi hukum M. Arif Sulaiman menegaskan pentingnya mengembalikan esensi kehadiran perusahaan negara sebagai penopang ekonomi rakyat. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) diminta lebih produktif. Sebab tujuan utama pendirian BUMN adalah agar negara memiliki instrumen usaha yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Praktisi hukum M. Arif Sulaiman menegaskan pentingnya mengembalikan esensi kehadiran perusahaan negara sebagai penopang ekonomi rakyat, bukan sekadar entitas bisnis pencetak laba. Menurut Arif, BUMN semestinya mampu menghadirkan manfaat riil, mulai dari harga energi yang terjangkau hingga peningkatan produktivitas industri kecil.

“BUMN dibentuk bukan hanya untuk mengejar profit, tapi untuk menghadirkan manfaat riil bagi masyarakat. Pemerintah memiliki perusahaan negara agar ada dampak nyata, baik bagi masyarakat kecil maupun dunia usaha,” ujar Arif, Sabtu (18/10/2025).

Baca juga: WNA Bisa Pimpin BUMN, KPK: Wajib Lapor LHKPN dan Bisa Dipidana Jika Korupsi

Arif mencontohkan beberapa perusahaan strategis seperti Pertamina, PLN, dan PGN yang perannya sangat penting dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Arif menilai perusahaan-perusahaan tersebut harus mampu memberikan dividen optimal yang hasilnya dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar angka di laporan keuangan.

“Contoh sederhana, ketika Pertamina dan PLN beroperasi dengan baik, seharusnya tidak ada lagi isu kelangkaan BBM atau listrik mahal. BUMN seharusnya hadir sebagai solusi, bukan menambah persoalan baru,” tegasnya, Sabtu .

Arif juga mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang tengah melakukan konsolidasi dan pembenahan besar-besaran di tubuh BUMN. Menurut Arif, langkah ini penting untuk menyehatkan manajemen perusahaan negara, terutama dari sisi efisiensi keuangan dan produktivitas.

Baca juga: Satu Tahun Pemerintahan Berjalan Sesuai yang Direncanakan, Prabowo: Kita Sudah Buktikan

“Kita dorong langkah Presiden untuk menata ulang BUMN, baik dari sisi internal yang masih terbebani biaya tinggi seperti gaji direksi dan komisaris, maupun dari sisi eksternal yang tidak adaptif terhadap perkembangan teknologi,” jelasnya.

Arif juga menyoroti pentingnya implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 10 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola BUMN. Ia berharap regulasi tersebut menjadi pedoman konkret bagi direksi dalam mempercepat reformasi dan memperkuat tata kelola perusahaan negara.

“PP Nomor 10 Tahun 2025 harus dijadikan acuan utama dalam pembenahan BUMN. Kita ingin perusahaan negara ini tidak hanya sehat secara keuangan, tapi juga produktif, adaptif, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Rekomendasi
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved