Satu Tahun Pemerintahan Prabowo, GCP-GAN Sampaikan 5 Poin Seruan Kebangsaan

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 07:17 WIB
loading...
Satu Tahun Pemerintahan...
Ketua Umum GCP H Kurniawan menghadiri Forum Dialog Nasional yang digelar di Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Di hari ulang tahun Presiden Prabowo Subianto pada 17 Oktober 2025, Gerakan Cinta Prabowo (GCP) bersama Gerakan Asta Cita Nasional (GAN) menggelar rangkaian kegiatan refleksi kepemimpinan nasional. Salah satunya Forum Dialog Nasional yang diselenggarakan di Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja Prabowo selama setahun memimpin Indonesia. Ketua Umum GCP H Kurniawan mengatakan, acara ini merupakan kelanjutan dari Apel Kebangsaan yang digelar pada 19 September 2025 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Baca juga: Satu Tahun Pemerintahan Prabowo, Ekonom Beri Sederet Catatan

“Refleksi ini bagian dari perjalanan kebangsaan kita untuk memberikan masukan-masukan konstruktif bagi Presiden,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, hadir sejumlah narasumber dari berbagai bidang, mulai dari akademisi, ekonom, hingga pengamat politik. Beberapa di antaranya Prof Yudi Rusdi, Prof Hariku Satria, Iskandar Nursi, dan Rocky Gerung.

Kurniawan menilai meski baru setahun menjabat, Prabowo telah menunjukkan gebrakan besar, khususnya dalam bidang pangan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta komitmen terhadap pemberantasan korupsi.

“Selama 365 hari, sudah ada sekitar 80 kasus korupsi yang berhasil diungkap. Ini prestasi yang patut diapresiasi,” katanya.

Prabowo juga dinilai berani dalam mengembalikan aset negara yang dikuasai pihak-pihak tertentu. “Sudah jutaan hektare tanah berhasil dikembalikan ke negara. Ini bukti nyata keberanian seorang pemimpin yang tidak takut melawan mafia,” tegasnya.

Dalam refleksi tersebut, GCP menyampaikan lima poin seruan kebangsaan kepada Prabowo. Pertama, menunjukkan kepada masyarakat bahwa pendukung Prabowo tetap solid. Kedua, meminta Prabowo tidak ragu mengambil keputusan strategis.

Ketiga, melakukan evaluasi terhadap pembantu yang tidak loyal. Keempat, memperbanyak kunjungan ke daerah. Kelima, menjaga soliditas relawan dalam menghadapi dinamika politik nasional.

GCP juga menyoroti pentingnya perbaikan tata kelola program MBG agar terhindar dari penyimpangan. Niat baik Prabowo harus didukung dengan sistem pengawasan yang kuat. “Sebagus apa pun programnya, kalau pelaksananya tidak jujur, hasilnya bisa rusak. Karena itu, kita dorong Presiden untuk bersih-bersih koruptor,” kata Kurniawan.

Dia yakin dengan konsistensi dan dukungan masyarakat, program-program Prabowo akan menunjukkan hasil signifikan di tahun ketiga kepemimpinannya. “Kalau negara lain butuh belasan tahun untuk membenahi sistem, Indonesia di bawah Prabowo bisa lebih cepat karena kepemimpinan beliau kuat dan tegas,” ujarnya.

Dia juga menegaskan komitmen GCP dan GAN terus mengawal pemerintahan hingga 2034. “Kami tidak akan membiarkan Pak Prabowo berjuang sendiri. Kami siap menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan arah pembangunan nasional,” ucapnya.

Kegiatan refleksi ini bukan sekadar perayaan melainkan momentum memperkuat sinergi antara rakyat dan pemerintah. “Kami ingin memastikan bahwa perubahan yang dijanjikan benar-benar berjalan dengan partisipasi publik yang aktif dan kritis,” kata Kurniawan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
LPI Minta Program Prioritas...
LPI Minta Program Prioritas Nasional Dievaluasi Agar Sesuai Arahan Presiden
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Rekomendasi
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved