Sambangi PUKA, Ketum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Dukung Disabilitas Berkarya
Kamis, 16 Oktober 2025 - 17:38 WIB
loading...
A
A
A
Dessy berharap ke depan ada kolaborasi lebih lanjut dengan Ketum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo. Apalagi, saat berkunjung, Angela sangat antusias melihat langsung para penyandang disabilitas membuat karya kerajinan tangan.
"Kami juga memperlihatkan produk-produksi spesial dan favorit customer. Seperti, gantungan kunci dari karabiner dan produk hasil kerja sama dengan Pasar Seni ITB," ujar Dessy.
Dessy mengungkapkan, selain berkunjung, Angela juga memborong sejumlah kerajinan tangan, seperti aksesoris cincin, gelang, kalung, baju, dan produk crafting di rumah.
"Produk-produk crafting ini dihasilkan oleh teman-teman difabel. Mereka penyandang tunarungu, downsyndrome, cerebral palsy, tuna daksa, tunagrahita dan lain-lain," tuturnya.
Dessy mengatakan, PUKA singkatan dari Pulas Katumbiri artinya Warna Pelangi. PUKA berdiri sejak 2015. Tahun ini merupakan hari jadi yang ke-10 tahun. Awalnya, PUKA didirikan untuk menyalurkan minat dan bakat Dessy di bidang kerajinan tangan.
Ternyata hasil karya Dessy sangat diminati. Akhirnya, Dessy mengajak para disabilitas di sekolah-sekolah luar biasa (SLB) berkolaborasi untuk menghasilkan karya-karya kreatif kerajinan tangan.
"Kami juga memperlihatkan produk-produksi spesial dan favorit customer. Seperti, gantungan kunci dari karabiner dan produk hasil kerja sama dengan Pasar Seni ITB," ujar Dessy.
Dessy mengungkapkan, selain berkunjung, Angela juga memborong sejumlah kerajinan tangan, seperti aksesoris cincin, gelang, kalung, baju, dan produk crafting di rumah.
"Produk-produk crafting ini dihasilkan oleh teman-teman difabel. Mereka penyandang tunarungu, downsyndrome, cerebral palsy, tuna daksa, tunagrahita dan lain-lain," tuturnya.
Dessy mengatakan, PUKA singkatan dari Pulas Katumbiri artinya Warna Pelangi. PUKA berdiri sejak 2015. Tahun ini merupakan hari jadi yang ke-10 tahun. Awalnya, PUKA didirikan untuk menyalurkan minat dan bakat Dessy di bidang kerajinan tangan.
Ternyata hasil karya Dessy sangat diminati. Akhirnya, Dessy mengajak para disabilitas di sekolah-sekolah luar biasa (SLB) berkolaborasi untuk menghasilkan karya-karya kreatif kerajinan tangan.
(cip)
Lihat Juga :