Kritik Jakarta PSBB Lagi, Hasto Sindir Anies Pemimpin yang Mengerem Mendadak
Minggu, 13 September 2020 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
Dalam jumpa pers usai memberikan arahan kepada peserta Sekolah Partai, Hasto menegaskan bahwa hal yang menjadi kritik PDIP terhadap kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait pemberlakuan PSBB Jilid II adalah soal komunikasi, koordinasi, hingga masalah penegakan kedisiplinan.
"Jadi yang disorot oleh PDI Perjuangan tentang Jakarta adalah persoalan komunikasi, persoalan koordinasi, persoalan tanggung jawab, persoalan kebijakan yang sudah dijalankan. Dan akar dari semuanya adalah persoalan penegakan disiplin," kata Hasto menjawab pertanyaan wartawan soal respons partainya atas keputusan PSBB di DKI Jakarta yang akan berlaku mulai Senin (14/9/2020).
(Baca: RS di Jakarta Disebut di Ambang Kolaps, Doni Monardo: Pak Anies Betul)
Hasto mempertanyakan apakah selama ini penegakan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan di DKI Jakarta sudah dilakukan dengan sebaik-baiknya. "Apakah selama ini disiplin juga dilakukan dengan sebaik-baiknya? Pencegahan juga dilakukan sebaik-baiknya? Bukan tiba-tiba rem mendadak," tegas Hasto.
Menurutnya, proses komunikasi adalah hal mutlak bagi seorang pemimpin. Hasto menegaskan PDIP bukan hendak mendahulukan kepentingan ekonomi yang pasti terganggu akibat kebijakan PSBB. Namun sebaiknya kepentingan rakyat secara keseluruhan yang harus didahulukan. "Seorang pemimpin bisa menjalaninya dengan penuh tanggung jawab. Dan buktinya, ada daerah lain yang berhasil menghadapi pandemi. Jadi jangan progress-nya belum nampak, tiba-tiba ngerem, ini yang dikritik oleh PDI Perjuangan," imbuhnya.
"Jadi yang disorot oleh PDI Perjuangan tentang Jakarta adalah persoalan komunikasi, persoalan koordinasi, persoalan tanggung jawab, persoalan kebijakan yang sudah dijalankan. Dan akar dari semuanya adalah persoalan penegakan disiplin," kata Hasto menjawab pertanyaan wartawan soal respons partainya atas keputusan PSBB di DKI Jakarta yang akan berlaku mulai Senin (14/9/2020).
(Baca: RS di Jakarta Disebut di Ambang Kolaps, Doni Monardo: Pak Anies Betul)
Hasto mempertanyakan apakah selama ini penegakan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan di DKI Jakarta sudah dilakukan dengan sebaik-baiknya. "Apakah selama ini disiplin juga dilakukan dengan sebaik-baiknya? Pencegahan juga dilakukan sebaik-baiknya? Bukan tiba-tiba rem mendadak," tegas Hasto.
Menurutnya, proses komunikasi adalah hal mutlak bagi seorang pemimpin. Hasto menegaskan PDIP bukan hendak mendahulukan kepentingan ekonomi yang pasti terganggu akibat kebijakan PSBB. Namun sebaiknya kepentingan rakyat secara keseluruhan yang harus didahulukan. "Seorang pemimpin bisa menjalaninya dengan penuh tanggung jawab. Dan buktinya, ada daerah lain yang berhasil menghadapi pandemi. Jadi jangan progress-nya belum nampak, tiba-tiba ngerem, ini yang dikritik oleh PDI Perjuangan," imbuhnya.
Lihat Juga :