Profil Arief Prasetyo Adi, Kepala Bapanas yang Dicopot Presiden Prabowo
Senin, 13 Oktober 2025 - 23:44 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto mencopot Arief Prasetyo Adi dari jabatannya sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas). Foto: Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mencopot Arief Prasetyo Adi dari jabatannya sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas). Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/P Tahun 2025 yang ditandatangani pada 9 Oktober 2025.
Dalam Keppres tersebut, Prabowo memberhentikan Arief dengan hormat sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama menjabat sejak Februari 2022. Jabatan Kepala Bapanas kini diemban Andi Amran Sulaiman yang juga menjabat Menteri Pertanian.
Baca juga: Arief Prasetyo Adi Buka Suara usai Dicopot dari Kepala Bapanas, Dapat Jabatan Baru?
Langkah ini sempat menimbulkan tanda tanya publik, namun Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pencopotan ini bukan karena masalah kinerja.
“Mas Arief sedang ingin kita tugaskan di tempat lain, maka fungsi itu langsung dijabat Menteri Pertanian,” ujar Prasetyo di Jakarta Selatan, Minggu (12/10/2025).
Dengan demikian, posisi Kepala Bapanas resmi diintegrasikan ke Kementerian Pertanian (Kementan) guna memperkuat koordinasi sektor pangan nasional.
Sebelum menjabat Kepala Bapanas, Arief lebih dulu dikenal sebagai Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang kemudian bertransformasi menjadi Holding BUMN Pangan ID Food. Dia juga pernah menjabat Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya (2015–2020).
Karier Arief terus menanjak hingga akhirnya dilantik Presiden Joko Widodo pada 21 Februari 2022 sebagai Kepala Badan Pangan Nasional pertama di Indonesia. Dia juga pernah menjadi Pelaksana tugas (Plt) Menteri Pertanian menggantikan Syahrul Yasin Limpo pada Oktober 2023.
Selain itu, Arief juga tercatat sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog (Desember 2023-Februari 2025) serta Kepala Badan Pangan Kadin periode 2024–2029.
Dari sisi pendidikan, Arief merupakan lulusan Teknik Sipil Universitas Atmajaya Yogyakarta dan memperoleh gelar Magister Teknik dari universitas yang sama. Dia juga menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Kyungsung University, Korea Selatan, pada 20 Agustus 2024.
Berbagai penghargaan telah dia raih di antaranya The Indonesian Next Leaders (2024), Leader Inovatif Peduli Gizi (2023), hingga The Best CEO of The Year (2021) dari Business News Indonesia.
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di dunia pangan dan ritel modern, Arief dikenal sebagai sosok visioner, tegas, dan adaptif terhadap tantangan krisis pangan global.
Dengan rekam jejak panjang dan segudang pengalaman di sektor pangan, publik menantikan ke mana langkah Arief berikutnya, apakah akan kembali ke BUMN pangan atau justru dipercaya memimpin lembaga strategis lain di pemerintahan.
MG/Nesya Naila Naulia
Dalam Keppres tersebut, Prabowo memberhentikan Arief dengan hormat sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama menjabat sejak Februari 2022. Jabatan Kepala Bapanas kini diemban Andi Amran Sulaiman yang juga menjabat Menteri Pertanian.
Baca juga: Arief Prasetyo Adi Buka Suara usai Dicopot dari Kepala Bapanas, Dapat Jabatan Baru?
Langkah ini sempat menimbulkan tanda tanya publik, namun Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pencopotan ini bukan karena masalah kinerja.
“Mas Arief sedang ingin kita tugaskan di tempat lain, maka fungsi itu langsung dijabat Menteri Pertanian,” ujar Prasetyo di Jakarta Selatan, Minggu (12/10/2025).
Dengan demikian, posisi Kepala Bapanas resmi diintegrasikan ke Kementerian Pertanian (Kementan) guna memperkuat koordinasi sektor pangan nasional.
Menjabat Juga Kepala Badan Pangan Kadin
Arief lahir di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 27 November 1974. Dia dikenal sebagai insinyur dan pengusaha pangan dengan karier panjang di sektor ritel dan industri pangan nasional.Sebelum menjabat Kepala Bapanas, Arief lebih dulu dikenal sebagai Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang kemudian bertransformasi menjadi Holding BUMN Pangan ID Food. Dia juga pernah menjabat Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya (2015–2020).
Karier Arief terus menanjak hingga akhirnya dilantik Presiden Joko Widodo pada 21 Februari 2022 sebagai Kepala Badan Pangan Nasional pertama di Indonesia. Dia juga pernah menjadi Pelaksana tugas (Plt) Menteri Pertanian menggantikan Syahrul Yasin Limpo pada Oktober 2023.
Selain itu, Arief juga tercatat sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog (Desember 2023-Februari 2025) serta Kepala Badan Pangan Kadin periode 2024–2029.
Dari sisi pendidikan, Arief merupakan lulusan Teknik Sipil Universitas Atmajaya Yogyakarta dan memperoleh gelar Magister Teknik dari universitas yang sama. Dia juga menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Kyungsung University, Korea Selatan, pada 20 Agustus 2024.
Perjalanan Karier Arief
Dalam perjalanan kariernya, Arief dikenal sebagai figur profesional yang aktif mendorong stabilitas pangan nasional. Dia sukses menggelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 341 kabupaten/kota yang tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) tahun 2023.Berbagai penghargaan telah dia raih di antaranya The Indonesian Next Leaders (2024), Leader Inovatif Peduli Gizi (2023), hingga The Best CEO of The Year (2021) dari Business News Indonesia.
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di dunia pangan dan ritel modern, Arief dikenal sebagai sosok visioner, tegas, dan adaptif terhadap tantangan krisis pangan global.
Dengan rekam jejak panjang dan segudang pengalaman di sektor pangan, publik menantikan ke mana langkah Arief berikutnya, apakah akan kembali ke BUMN pangan atau justru dipercaya memimpin lembaga strategis lain di pemerintahan.
MG/Nesya Naila Naulia
(jon)
Lihat Juga :