Raih Sertifikasi DOA, Drone Super Canggih Siap Dikomersialkan

Senin, 13 Oktober 2025 - 16:15 WIB
loading...
Raih Sertifikasi DOA,...
Drone IA-25 didesain untuk menjangkau daerah terpencil tanpa membutuhkan landasan pacu. IA-25 memiliki kapasitas angkut 5 kg dan waktu terbang hingga 45 menit atau dengan jarak 60 km. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - PT Iter Aero Industri mencatat tonggak sejarah penting dalam industri kedirgantaraan nasional. Iter Aero memperoleh Design Organization Approval (DOA) Class D dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan.

Sertifikasi ini menegaskan Iter Aero telah memenuhi seluruh persyaratan teknis dan kelembagaan untuk merancang dan mengembangkan pesawat udara secara mandiri, khususnya drone kargo IA-25 yang tengah mereka kembangkan.

DOA merupakan izin utama bagi organisasi rancang bangun pesawat udara komersial. Dengan status ini, Iter Aero kini memiliki kewenangan melakukan seluruh proses desain, uji kelaikudaraan, serta pengajuan sertifikasi jenis (type certificate) untuk pesawat udara tak berawak sesuai regulasi CASR Part 22.

Baca juga: 5 Drone Buatan China Paling Terkenal, Mulai Drone Kamera hingga Drone Militer

Posisi ini menempatkan Iter Aero sebagai pionir di Indonesia dan menjadi bagian dari kelompok kecil perusahaan global yang memiliki kompetensi serupa di sektor RPAS (Remotely Piloted Aircraft System).

CEO dan Head of Design Organization Iter Aero Industri Hisar M Pasaribu mengatakan, pengumuman sertifikasi tersebut menjadi landasan bagi Iter Aero untuk bergerak maju dan membuktikan kepemimpinan pasar dalam industri drone nasional.

“Sertifikasi ini adalah bentuk kepercayaan regulator terhadap kapasitas kami dan membedakan kami dari perusahaan lain yang masih berada di tahap pengembangan,” ujarnya, Senin (13/10/2025).

Hisar menuturkan pencapaian tersebut membuat Iter Aero tergabung dalam kelompok kecil perusahaan elite dunia yang memiliki kualifikasi untuk mengembangkan pesawat udara komersial.

Didesain untuk menjangkau daerah terpencil tanpa membutuhkan landasan pacu, IA-25 memiliki kapasitas angkut 5 kg dan waktu terbang hingga 45 menit atau dengan jarak 60 km. Pesawat ini telah dipesan dan akan dioperasikan oleh PT Komala Indonesia (Fly Komala) sebagai pelanggan pertama.

“DOA adalah lisensi operasional kami sebagai manufaktur dirgantara. Sertifikasi ini menjamin bahwa sistem desain dan pengawasan kami telah sesuai standar keselamatan tertinggi,” kata Head of Airworthiness Office Iter Aero Indra Wirasendjaja.

Dengan jangkauan terbang tersebut, pesawat IA-25 dapat melayani angkutan kargo dan misi-misi khusus pada jarak yang relatif jauh. Kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal membuat IA-25 dapat dioperasikan pada medan operasi tanpa landasan pacu.

Iter Aero menyebut keberhasilan memperoleh DOA ini merupakan puncak dari proses panjang sejak 2021. Selain mendukung komersialisasi IA-25 di pasar domestik, perusahaan juga membidik potensi ekspor ke negara-negara ASEAN dan kawasan lain yang mulai membuka pasar untuk logistik berbasis drone.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Baykar-PT Republik Aero...
Baykar-PT Republik Aero Dirgantara Kembangkan Drone Bayraktar Kizilelma untuk Indonesia
Prabowo Pangkas Tarif...
Prabowo Pangkas Tarif Ojol 10%, DPR: Patut Ditindaklanjuti Kemenhub dan Aplikator
Garis Depan Tak Terlihat:...
Garis Depan Tak Terlihat: Perang Algoritmik dan Kehancuran Atas Kemanusiaan
Polri Pakai Drone dan...
Polri Pakai Drone dan AI untuk Urai Kemacetan Arus Mudik Lebaran 2026
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Berita Terkini
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved