Cak Udin: Santri Memiliki Peranan Penting dalam Kehidupan Bangsa
Senin, 13 Oktober 2025 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
Ia menekankan, kecintaan generasi muda terhadap NKRI di era disrupsi sangat bergantung pada lingkungan dan figur yang mereka temui. "Kalau mereka melihat kiai, nyai, para gus, ning, dan para dosen cinta terhadap NKRI, maka otomatis mereka juga akan tumbuh menjadi generasi yang cinta NKRI," jelasnya.
Pria yang menjabat Sekjen PKB ini menyampaikan bahwa santri memiliki keunggulan karakter yang khas karena dibekali nilai, moral, dan adab yang kuat sejak di pesantren. “Mahasiswa yang hebat belum tentu menjadi santri yang hebat. Tapi kalau menjadi santri yang hebat, lalu kuliah, saya yakin dia akan menjadi mahasiswa yang hebat,” ujarnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Malang KH. Muhammad Nafi’ menegaskan bahwa karakter santri sejatinya sudah melekat dan dihayati para santri sejak awal.
“Basis karakter santri itu sudah dihafalkan, seperti yang ada dalam mars dan hymne STAIMA Al Hikam, serta trilogi motto Al Hikam. Apapun statusnya, santri tetap membawa nilai-nilai itu baik saat menjadi mahasiswa maupun setelahnya,” tutur KH. Nafi’.
Ia menambahkan, santri memiliki tiga cinta utama yang menjadi fondasi moralnya: cinta kepada Aswaja, cinta kepada Nahdlatul Ulama, dan cinta kepada NKRI.
Pria yang menjabat Sekjen PKB ini menyampaikan bahwa santri memiliki keunggulan karakter yang khas karena dibekali nilai, moral, dan adab yang kuat sejak di pesantren. “Mahasiswa yang hebat belum tentu menjadi santri yang hebat. Tapi kalau menjadi santri yang hebat, lalu kuliah, saya yakin dia akan menjadi mahasiswa yang hebat,” ujarnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Malang KH. Muhammad Nafi’ menegaskan bahwa karakter santri sejatinya sudah melekat dan dihayati para santri sejak awal.
“Basis karakter santri itu sudah dihafalkan, seperti yang ada dalam mars dan hymne STAIMA Al Hikam, serta trilogi motto Al Hikam. Apapun statusnya, santri tetap membawa nilai-nilai itu baik saat menjadi mahasiswa maupun setelahnya,” tutur KH. Nafi’.
Ia menambahkan, santri memiliki tiga cinta utama yang menjadi fondasi moralnya: cinta kepada Aswaja, cinta kepada Nahdlatul Ulama, dan cinta kepada NKRI.
Lihat Juga :