Prabowo Subianto dan Asa Nobel Perdamaian

Jum'at, 10 Oktober 2025 - 13:29 WIB
loading...
Prabowo Subianto dan...
Wahyuni Refi Setya Bekti, Peneliti dan Praktisi Diplomasi Budaya Indonesia-Timor Leste. Foto/Dok.Pribadi
A A A
Wahyuni Refi Setya Bekti
Peneliti dan Praktisi Diplomasi Budaya Indonesia-Timor Leste

KERIUHAN perbincangan tentang sejarah kelam Timor Timur dan Indonesia sudah lama mereda, terutama sejak berbagai traktat perihal rekonsiliasi dan perdamaian ditandatangani kedua pihak. Lagi pula, warga Republik Demokratik Timor Leste telah menghirup udara kemerdekaan lebih dari dua dekade.

Namun, beberapa bulan sebelum Prabowo Subianto dilantik sebagai presiden RI terpilih (periode 2024-2029), politisi terkemuka Timor Leste, Fidelis Magalhaes, menulis artikel bertajuk "What Prabowo's election in Indonesia means fo deeper reconsiliation with Timor Leste," yang tersiar di The Intrepreter (24/4/24).

Artikel ringkas, namun padat-lugas itu sejatinya mengandung semacam harapan-harapan futuristik, jika tak bisa disebut "permohonan" pada sikap politik Prabowo bagi masa depan perdamaian dan penguatan semangat rekonsiliasi Indonesia-Timor Leste. Mengingat Presiden ke-8 itu adalah sosok yang sangat familiar di kalangan rakyat Timor Leste, karena ia terlibat secara intens dalam berbagai operasi militer di era integrasi Timor Timur (1976-1999).

Fidelis Magalhaes mencatat, selepas kemerdekaan Timor Leste, setidaknya masih tersisa dua isu besar yang berkelit-kelindan dengan politik luar negeri Indonesia. Pertama, sengketa perbatasan darat, khususnya antara wilayah enclave, Distrik Oecusse, dengan sejumlah wilayah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Peneliti BRIN, Indriana Kartini (2023) dalam disertasi doktoralnya menyimpulkan bahwa berbagai perundingan untuk penyelesaian sengketa perbatasan darat sepanjang 268,8 kilometer dengan 907 titik koordinat, masih menyisakan 4% yang masih mengambang, alias belum terselesaikan.

Wilayah tersebut yakni kawasan Noel Besi–Citrana, Bidjael Sunan–Oben, dan Dilumil-Memo. Tidak tercapainya kesepakatan lantaran perbedaan tafsir atas batas darat berdasarkan dokumen usang warisan leluhur masing-masing pihak, telah menimbulkan berbagai bentuk ketegangan di sejumlah titik rawan itu.

Bahkan dalam perkembangan terkini, terjadi insiden penembakan atas WNI atas nama Paulus Taek Oki (69), warga desa Inbate, Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, pada Agustus 2025. Oki bersama rombongannya sesama petani sedang membakar lahan guna penanaman baru, tiba-tiba dari sisi distrik Oecusse, Timor Leste, mereka bagai disapu oleh beberapa tembakan dengan peluru kaliber 5,5 mm yang tentu berasal dari aparat perbatasan negara tetangga itu. Beruntung Oki, peluru hanya mengenai bahunya. Meski harus dilarikan ke rumah sakit, ia selamat.

Kedua, keberadaan jenazah tokoh-tokoh kemerdekaan Timor Leste, khususnya Nicolau Lobato (1946-1978), Perdana Menteri pertama Timor Leste setelah Fretilin memproklamirkan kemerdekaan pada Desember 1975 yang tewas tertembak dalam sebuah operasi penyergapan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Breaking News! Kepala...
Breaking News! Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri
Presiden Prabowo Pimpin...
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana Pagi Ini
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
Rekomendasi
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
Berita Terkini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved