KPK Tak Henti Sikat Koruptor, Novel Baswedan: Pelaku Korupsi Itu Orang Sakit

Rabu, 08 Oktober 2025 - 08:46 WIB
loading...
KPK Tak Henti Sikat...
Mantan penyidik KPK Novel Baswedan menyatakan KPK tak akan pernah berhenti memberantas koruptor dalam podcast To The Point Aja! yang ditayangkan YouTube Sindonews. Foto: Sindonews
A A A
JAKARTA - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyatakan KPK tak akan pernah berhenti memberantas koruptor. Banyak kasus korupsi ditangani KPK dengan tersangkanya mulai dari pejabat rendah hingga petinggi atau pejabat kelas atas.

Novel yang juga Wakil Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara menuturkan sebenarnya ketika KPK sedang menangani kasus korupsi, orang tidak mengetahui bahwa KPK sedang berbuat baik untuk yang bersangkutan.

Baca juga: Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Mantan Bendahara Amphuri Tauhid Hamdi

“Dia (koruptor) berbuat curang, berkhianat, maka ketika itu ditangani KPK merupakan sesuatu yang bagus agar dia tak berbuat lagi,” ujar Novel dalam podcast To The Point Aja! di YouTube Sindonews yang dikutip, Rabu (8/11/2025).

Menurut dia, orang nekat korupsi tidak serta-merta berbuat korupsi begitu saja. Ada persoalan atau mentalitas yang bermasalah pada yang bersangkutan.

“Orang yang korupsi itu orang sakit. Orang terjerat narkoba saja direhabilitasi. Maka, koruptor itu harus disikat karena kalau dibiarkan ya dia akan korupsi terus,” ucap Novel.

Nah, persepsi ini yang mesti disebarkan ke masyarakat luas. Dengan begitu, tidak ada lagi koruptor-koruptor di Indonesia. Korupsi yang terjadi merusak segala sendi, khususnya keluarga yang bersangkutan. “Rusak karena hasil kejahatan korupsi,” katanya.


Dalam podcast tersebut, Novel juga menyinggung KPK yang hingga saat ini belum mengumumkan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. “Mestinya bisa cepat ya,” kata Novel.

Sepengetahuannya, pemeriksaan di KPK pada tahap penyelidikan sudah banyak melakukan konfirmasi dan pemeriksaan bukti. “Artinya, di penyidikan itu sudah apa namanya? Memastikan saja dan menggunakan legalitas untuk memperoleh bukti-bukti yang diperoleh di saat penyelidikan tadi,” katanya.

Menurut dia, jika penahanan belum dilakukan bisa jadi karena masih melakukan penghitungan kerugian negara yang memerlukan waktu. “Karena ada faktor eksternal dari auditor yang masih perlu melakukan penghitungan,” ujar Novel.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
Rekomendasi
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Berita Terkini
Roy Suryo Siapkan Rekaman...
Roy Suryo Siapkan Rekaman Video Penangkapannya sebagai Bukti Praperadilan
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Infografis
Mahfud MD: Kami Peluru...
Mahfud MD: Kami Peluru Tak Terkendali untuk Memberantas Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved