2 Prajurit Gugur saat Persiapan HUT ke-80 TNI, DPR: Investigasi Menyeluruh
Selasa, 07 Oktober 2025 - 06:59 WIB
loading...
Peringatan HUT ke-80 TNI di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025). Foto/Aldhi Chandra Setiawan
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh menyoroti gugurnya dua prajurit TNI jelang puncak HUT ke-80 TNI , Minggu (5/10/2025). Ia meminta TNI melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab gugurnya dua prajurit militer itu.
Soleh memperkirakan, gugurnya dua prajurit TNI saat persiapan perayaan HUT ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas) itu, akibat adanya kelalaian dalam menjalankan SOP. Namun, ia meminta TNI untuk menelisik penyebab kematian dua prajurit itu.
"Kalau melihat dari kejadian penyebab kematiannya, saya rasa ini ada SOP yang tidak dipatuhi secara utuh, baik itu di darat maupun di laut. Namun demikian, DPR berharap melakukan investigasi menyeluruh penyebab yang sesungguhnya seperti apa. Apakah kelalaian personal atau memang ada celah SOP yang mengakibatkan accident," ujar Soleh saat dihubungi, Senin (6/10/2025).
Baca Juga: Prajurit Kostrad Gugur Jatuh dari Tank Marder Jelang Perayaan HUT Ke-80 TNI
Jika ditemukan adanya kelalaian, legislator dari Fraksi PKB ini meminta TNI untuk memperbaiki SOP. Menurutnya, perlu pendisiplinan prajurit bila ditemukan adanya kelalaian dalam menjalani SOP.
"Jikalau misalkan ditemukan ada celah SOP, maka perlu diperbaiki. Kalau memang SOP-nya sudah ketat lalu tidak ditaati, lakukan pendisiplinan terhadap para anggota untuk mengikuti SOP," tegasnya.
Baca Juga: Praka Mar Zaenal Mutaqim Gugur setelah Terjun Payung Jelang HUT TNI, Ini Penjelasan Kadispenal
Bagi Soleh, insiden ini menjadi catatan TNI agar adanya perbaikan ke depannya. "Sehingga setiap kegiatan apa pun, tidak hanya perayaan, tetapi seluruh kegiatan apa pun bahkan di dalam perang pun, ya prajurit harus aman 100%. Jadi mudah-mudahan ada perbaikan ke depannya," ucap Soleh.
Di sisi lain, Soleh pun mengucapkan dukacita atas gugurnya dua prajurit TNI tersebut. "Semoga mendapatkan tempat yang baik dan keluarga diberikan kesabaran, ketabahan sehingga bisa melalui musibah ini," pungkasnya
Diketahui, ada dua prajurit TNI yang gugur. Pertama, Praka Marinir Zaenal Mutaqim, personel Detasemen Intai Para Amfibi 1 (Denipam 1) Korps Marinir.
Ia gugur setelah mengalami kecelakaan saat melaksanakan penerjunan Rubber Duck Operations (RDO) dalam rangkaian kegiatan Presidential Inspection memperingati HUT ke-80 TNI pada Kamis (2/10/2025).
Kemudian, prajurit Kostrad Pratu Johari Alfarizi meninggal dunia karena jatuh dari tank sehari sebelum puncak HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (4/10/2025).
Soleh memperkirakan, gugurnya dua prajurit TNI saat persiapan perayaan HUT ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas) itu, akibat adanya kelalaian dalam menjalankan SOP. Namun, ia meminta TNI untuk menelisik penyebab kematian dua prajurit itu.
"Kalau melihat dari kejadian penyebab kematiannya, saya rasa ini ada SOP yang tidak dipatuhi secara utuh, baik itu di darat maupun di laut. Namun demikian, DPR berharap melakukan investigasi menyeluruh penyebab yang sesungguhnya seperti apa. Apakah kelalaian personal atau memang ada celah SOP yang mengakibatkan accident," ujar Soleh saat dihubungi, Senin (6/10/2025).
Baca Juga: Prajurit Kostrad Gugur Jatuh dari Tank Marder Jelang Perayaan HUT Ke-80 TNI
Jika ditemukan adanya kelalaian, legislator dari Fraksi PKB ini meminta TNI untuk memperbaiki SOP. Menurutnya, perlu pendisiplinan prajurit bila ditemukan adanya kelalaian dalam menjalani SOP.
"Jikalau misalkan ditemukan ada celah SOP, maka perlu diperbaiki. Kalau memang SOP-nya sudah ketat lalu tidak ditaati, lakukan pendisiplinan terhadap para anggota untuk mengikuti SOP," tegasnya.
Baca Juga: Praka Mar Zaenal Mutaqim Gugur setelah Terjun Payung Jelang HUT TNI, Ini Penjelasan Kadispenal
Bagi Soleh, insiden ini menjadi catatan TNI agar adanya perbaikan ke depannya. "Sehingga setiap kegiatan apa pun, tidak hanya perayaan, tetapi seluruh kegiatan apa pun bahkan di dalam perang pun, ya prajurit harus aman 100%. Jadi mudah-mudahan ada perbaikan ke depannya," ucap Soleh.
Di sisi lain, Soleh pun mengucapkan dukacita atas gugurnya dua prajurit TNI tersebut. "Semoga mendapatkan tempat yang baik dan keluarga diberikan kesabaran, ketabahan sehingga bisa melalui musibah ini," pungkasnya
Diketahui, ada dua prajurit TNI yang gugur. Pertama, Praka Marinir Zaenal Mutaqim, personel Detasemen Intai Para Amfibi 1 (Denipam 1) Korps Marinir.
Ia gugur setelah mengalami kecelakaan saat melaksanakan penerjunan Rubber Duck Operations (RDO) dalam rangkaian kegiatan Presidential Inspection memperingati HUT ke-80 TNI pada Kamis (2/10/2025).
Kemudian, prajurit Kostrad Pratu Johari Alfarizi meninggal dunia karena jatuh dari tank sehari sebelum puncak HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (4/10/2025).
(zik)
Lihat Juga :