Pengamat Intelijen Pastikan Intelsus Rajawali Bukan Pasukan Khusus BIN

Minggu, 13 September 2020 - 09:52 WIB
loading...
Pengamat Intelijen Pastikan...
Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menegaskan, Intelsus Rajawali bukan pasukan khusus BIN. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menegaskan, Intelsus Rajawali bukan pasukan khusus namun taruna dan taruni serta para agen lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Intelijen Negara (STIN) dan Seno Badan Intelijen Negara (BIN) yang terpilih dididik untuk memiliki kemampuan Intelsus termasuk kemampuan Intelpur.

”Sebagaimana kita ketahui UU Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara yang menyebut STIN sebagai sumber utama SDM untuk BIN, oleh karenanya STIN terus mengembangkan pendidikan serta pelatihan untuk mencapai tujuan agar BIN dapat mencapai kemampuan intelijen berkelas dunia,” ujar perempuan yang akrab disapa Nuning, Minggu (12/9/2020). (Baca juga: Kepala BIN Wujudkan STIN Menjadi Kampus Bertaraf Internasional)

Menurut mantan anggota Komisi I DPR ini, mereka yang akan dikirim ke tempat penugasan melaksanakan operasi intelijen penting memiliki kemampuan dalam menghadapi ancaman. ”Jangan sampai ketika menghadapi kelompok bersenjata mereka tidak paham mengatasinya. Contohnya, di Papua yang memiliki titik wilayah gawat (spot merah),” ucapnya. (Baca juga: Dankormar Mayjen TNI Suhartono Diangkat Menjadi Warga Kehormatan BIN)

Dengan pertimbangan ancaman dan medan tugas yang akan dihadapi di Papua tersebut, kata Nuning, mereka perlu dibekali kemampuan Intelsus dan Intelpur sehingga lebih siap pada saat bergabung dengan satgas TNI/Polri yang ada di sana. (Baca juga: DPR: Tidak Benar Informasi BIN Bentuk Pasukan Khusus)

”Seharusnya kita bangga siswa STIN memiliki soft skill yang hebat. Siswa STIN pantas dan harus memiliki keterampilan seperti bela diri, siber, termasuk keahlian forecasting dan lain sebagainya. Keahlian seperti ini diperlukan kelak ketika mereka terjun di lapangan. Hal ini menunjukan intelijen kita tidak kalah dengan 11 Badan Intelijen terbaik dunia seperti MI6, CIA, GRU, DGSE, ISI, Mossad, CSIS, BND, ASIS, R&AW dan MSS China yang hebat,” kata Nuning.

Apalagi, akan ada kedeputian baru yang membidangi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurut Nuning, kedeputian baru ini juga harus memiliki tenaga-tenaga ahli di bidang psikiatri dan psikologi forensik yang paham tentang ilmu perilaku atau profilling, sosiolog yang memahami perilaku sosial aparatur negara. ”Pro kontra yang muncul terkait pasukan Radjawali semoga bisa menjadikan BIN semakin kuat dan profesional,” ucapnya.

Nuning menyebut, negara tangguh bila Intelijennya kuat. ”Era Kepemimpinan Jendral Pol (P) Prof. Budi Gunawan banyak kemajuan dicapai terutama pengembangan SDM dan tekhnologinya,” tegasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Presiden Prabowo Tegaskan...
Presiden Prabowo Tegaskan Pertahanan Kunci Stabilitas Negara
Serangan kian Masif,...
Serangan kian Masif, Pembentukan UU Keamanan Siber Tak Bisa Lagi Ditunda
Profil Letjen TNI Agus...
Profil Letjen TNI Agus Widodo, Jenderal Kopassus yang Kini Jabat Wakil Kepala BIN
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Rekomendasi
Masalah Klasik Lagi,...
Masalah Klasik Lagi, Justin Hubner Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Berita Terkini
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved