Ajak Bertemu, Polda Metro Siap Buka-bukaan ke Keluarga Arya Daru
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 15:03 WIB
loading...
Polda Metro Jaya siap menjawab kejanggalan pihak keluarga terhadap penanganan kematian diplomat Kemenlu Arya Daru Pangayunan (ADP). Foto/Facebook
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya siap menjawab kejanggalan pihak keluarga terhadap penanganan kematian diplomat Kemenlu Arya Daru Pangayunan (ADP) yang tewas terlilit lakban di kos Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus). Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menyarankan, pihak keluarga ADP bertemu dengan penyelidik yang menangani.
Saran itu dilayangkan lantaran ia menilai, pihak keluarga belum masih belum mendapat penjelasan terkait penanganan kasus kematian ADP. "Karena banyak sekali yang kurang apa namanya, mungkin kurang dipahami dan kurang dimengerti oleh pihak keluarga, makanya saya saranin kepada pihak lawyernya, salah satu lawyernya untuk segera bertemu pada pihak penyelidik, nanti penyelidik siap untuk memaparkan ulang seluruhnya,” ujar Reonald saat dihubungi, Jumat (3/10/2025).
Reonald menyatakan siap akan "buka-bukaan" penanganan perkara kematian ADP. Ia juga menyatakan, penyelidik akan menunjukan semua barang bukti kepada pihak keluarga.
Baca juga: Makam Arya Daru Rusak, Polda Metro: Kondisi Ambles Murni Faktor Alam
"Ditunjukkan semua alat bukti tersebut yang sudah dikumpulkan oleh penyelidik sampai dengan nanti menunjukkan email yang ada di laptop yang dimiliki korban yang ditemukan di kantor," ujar Reonald.
"Email-nya korban yang ada di laptop gitu kan, ditunjukkanlah nanti itu, biar yakin bahwa oh iya memang suami-suami itu ternyata korban ADP ada yang mengirimkan pesan ini, ini, ini 2013, 2021 juga ada, akan ditunjukkan nanti Ini loh ada searching ini," tambahnya.
Bahkan, kata dia, penyelidik siap memutar semua alat bukti CCTV yang disita. "Kan dikeluhkan kan CCTV itu cuma screenshoot-an aja. Akan kita tunjukkan, kita putarkan secara real 20 CCTV. Kalau nanti pihak keluarga mau melihat CCTV itu yang utuh-seutuhnya kita putarkan di situ," terang Reonald.
Kendati demikian, Reonald menyatakan, pihaknya terbuka dan siap untuk menjelaskan penanganan kasus ADP ke pihak keluarga. Ia menegaskan, penanganan kasus ini tak pernah ditutup-tutupi dan diintervensi.
"Siap, siap dari awal kami siap, dari awal polisi siap, tidak ada yang ditutupi masalah penanganan perkara ini, dan tidak ada apa namanya untuk merubah keterangan dan lain-lain, tidak ada dan tidak ada intervensi dan tidak ada intimidasi dalam penanganan perkara ini, betul-betul ya pure pembuktian Scientific Crime Investigation," kata Reonald.
"Nah nanti kalau memang dari pihak keluarga juga pengin ketemu mau untuk menyampaikan pertanyaan langsung kepada pihak ahli, boleh nanti ahli yang didatangkan, silakan bertanyakan masalah kepada ahli langsung," pungkasnya.
Saran itu dilayangkan lantaran ia menilai, pihak keluarga belum masih belum mendapat penjelasan terkait penanganan kasus kematian ADP. "Karena banyak sekali yang kurang apa namanya, mungkin kurang dipahami dan kurang dimengerti oleh pihak keluarga, makanya saya saranin kepada pihak lawyernya, salah satu lawyernya untuk segera bertemu pada pihak penyelidik, nanti penyelidik siap untuk memaparkan ulang seluruhnya,” ujar Reonald saat dihubungi, Jumat (3/10/2025).
Reonald menyatakan siap akan "buka-bukaan" penanganan perkara kematian ADP. Ia juga menyatakan, penyelidik akan menunjukan semua barang bukti kepada pihak keluarga.
Baca juga: Makam Arya Daru Rusak, Polda Metro: Kondisi Ambles Murni Faktor Alam
"Ditunjukkan semua alat bukti tersebut yang sudah dikumpulkan oleh penyelidik sampai dengan nanti menunjukkan email yang ada di laptop yang dimiliki korban yang ditemukan di kantor," ujar Reonald.
"Email-nya korban yang ada di laptop gitu kan, ditunjukkanlah nanti itu, biar yakin bahwa oh iya memang suami-suami itu ternyata korban ADP ada yang mengirimkan pesan ini, ini, ini 2013, 2021 juga ada, akan ditunjukkan nanti Ini loh ada searching ini," tambahnya.
Bahkan, kata dia, penyelidik siap memutar semua alat bukti CCTV yang disita. "Kan dikeluhkan kan CCTV itu cuma screenshoot-an aja. Akan kita tunjukkan, kita putarkan secara real 20 CCTV. Kalau nanti pihak keluarga mau melihat CCTV itu yang utuh-seutuhnya kita putarkan di situ," terang Reonald.
Kendati demikian, Reonald menyatakan, pihaknya terbuka dan siap untuk menjelaskan penanganan kasus ADP ke pihak keluarga. Ia menegaskan, penanganan kasus ini tak pernah ditutup-tutupi dan diintervensi.
"Siap, siap dari awal kami siap, dari awal polisi siap, tidak ada yang ditutupi masalah penanganan perkara ini, dan tidak ada apa namanya untuk merubah keterangan dan lain-lain, tidak ada dan tidak ada intervensi dan tidak ada intimidasi dalam penanganan perkara ini, betul-betul ya pure pembuktian Scientific Crime Investigation," kata Reonald.
"Nah nanti kalau memang dari pihak keluarga juga pengin ketemu mau untuk menyampaikan pertanyaan langsung kepada pihak ahli, boleh nanti ahli yang didatangkan, silakan bertanyakan masalah kepada ahli langsung," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :