Marak Keracunan MBG, Dadan Hindayana Akui Belum Semua SPPG Punya Sanitasi yang Baik
Rabu, 01 Oktober 2025 - 13:41 WIB
loading...
Badan Gizi Nasional (BGN) dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IX DPR, Rabu (1/10/2025). Foto/Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengakui belum semua dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) memiliki sanitasi yang baik. Dia menuturkan, kasus keracunan MBG di berbagai daerah diakibatkan karena SPPG yang tak memiliki sanitasi baik.
Untuk itu, ia menginstruksikan SPPG agar memasak MBG dengan air galon. Hal ini diungkapkan Dadan saat Rapat Kerja (Raker) Komisi IX DPR RI, Rabu (1/10/2025). Dadan pun mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan SPPG untuk menyiapkan alat sterilisasi.
"Dari kejadian di berbagai tempat, nampak juga bahwa belum semua air di SPPG memiliki sanitasi yang baik. Sehingga memang kemudian Pak Presiden memerintahkan agar di seluruh SPPG dibutuhkan alat sterilisasi," ujar Dadan.
Baca juga: Catatan BGN: 6.517 Siswa Keracunan MBG Sejak Januari hingga September
Ia pun mencontohkan temuan BGN terhadap salah satu SPPG di Bandung. Dadan menuturkan, SPPG tersebut memiliki alat makan yang baik tetapi belum memiliki sistem pencucian pakai air panas.
"Alat makan seperti yang di Bandung, setelah kita cek SPPG-nya bagus sekali, ketika kita cek apakah mencucinya menggunakan air panas, ternyata belum disiapkan," katanya.
"Beberapa SPPG sudah memiliki alat sterilisasi dengan pemanas gas yang bisa memanaskan 120 derajat dalam satu menit, sudah bisa sterilisasi terkait dengan alat makan," tambah Dadan.
Baca juga: Prabowo: Alat Cuci Ompreng MBG Harus Dilengkapi Ulta Violet
Dadan menyarankan, SPPG bisa meningkatkan sanitasi, terutama untuk memasak. Bahkan, Dadan menginstruksikan SPPG agar memasak pakai air galon.
"Kemudian kita juga menyarankan untuk lebih meningkatkan sanitasi. Terutama untuk memasak, kita sudah instruksikan agar mereka menggunakan air galon," ujar Dadan.
"Untuk mencuci, airnya perlu diberikan saringan dan kami sebenarnya sudah membuat Peraturan Keputusan Kepala Badan terkait dengan persiapan sertifikasi, yaitu sertifikasi laik higienis dan sanitasi," pungkasnya.
Untuk itu, ia menginstruksikan SPPG agar memasak MBG dengan air galon. Hal ini diungkapkan Dadan saat Rapat Kerja (Raker) Komisi IX DPR RI, Rabu (1/10/2025). Dadan pun mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan SPPG untuk menyiapkan alat sterilisasi.
"Dari kejadian di berbagai tempat, nampak juga bahwa belum semua air di SPPG memiliki sanitasi yang baik. Sehingga memang kemudian Pak Presiden memerintahkan agar di seluruh SPPG dibutuhkan alat sterilisasi," ujar Dadan.
Baca juga: Catatan BGN: 6.517 Siswa Keracunan MBG Sejak Januari hingga September
Ia pun mencontohkan temuan BGN terhadap salah satu SPPG di Bandung. Dadan menuturkan, SPPG tersebut memiliki alat makan yang baik tetapi belum memiliki sistem pencucian pakai air panas.
"Alat makan seperti yang di Bandung, setelah kita cek SPPG-nya bagus sekali, ketika kita cek apakah mencucinya menggunakan air panas, ternyata belum disiapkan," katanya.
"Beberapa SPPG sudah memiliki alat sterilisasi dengan pemanas gas yang bisa memanaskan 120 derajat dalam satu menit, sudah bisa sterilisasi terkait dengan alat makan," tambah Dadan.
Baca juga: Prabowo: Alat Cuci Ompreng MBG Harus Dilengkapi Ulta Violet
Dadan menyarankan, SPPG bisa meningkatkan sanitasi, terutama untuk memasak. Bahkan, Dadan menginstruksikan SPPG agar memasak pakai air galon.
"Kemudian kita juga menyarankan untuk lebih meningkatkan sanitasi. Terutama untuk memasak, kita sudah instruksikan agar mereka menggunakan air galon," ujar Dadan.
"Untuk mencuci, airnya perlu diberikan saringan dan kami sebenarnya sudah membuat Peraturan Keputusan Kepala Badan terkait dengan persiapan sertifikasi, yaitu sertifikasi laik higienis dan sanitasi," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :