Buronan Kelas Kakap Fredy Pratama Hilang dari Daftar Red Notice, Lho Kok Bisa?
Rabu, 01 Oktober 2025 - 11:54 WIB
loading...
Nama buronan gembong narkoba kelas kakap Fredy Pratama saat ini tak lagi tercantum dalam daftar Red Notice Interpol. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Nama buronan gembong narkoba kelas kakap Fredy Pratama saat ini tak lagi tercantum dalam daftar Red Notice Interpol. Padahal, selama ini identitas Fredy sempat terpampang lengkap di situs resmi lembaga kepolisian dunia itu.
Dalam catatan Interpol, Fredy tercatat lahir di Banjarmasin pada 25 Juni 1985. Fredy digambarkan berambut panjang hitam, mengenakan kaus biru, dan sempat masuk dalam daftar bersama tujuh buronan lain, di antaranya Pietruschka Evelina Fadil (64), Kurniawan Edo (40), hingga Daschbach Richard Jude (88).
Menanggapi hilangnya nama Fredy, Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Polri, Brigjen Untung Widyatmoko menyebut, Fredy Pratama masih menjadi buronan internasional. “Dalam red notice memang ada dua tipe,” kata Untung, Rabu (1/10/2025).
Baca juga: Terbongkar! Jaringan Fredy Pratama Selundupkan 21 Kg Sabu lewat Seaport Pelabuhan Bakauheni
Dengan kata lain, meski nama Fredy tidak lagi terlihat di laman publik Interpol, status buronan internasionalnya tetap berlaku dan masih bisa diakses oleh aparat penegak hukum lintas negara.
Namun, dia menegaskan lagi ada buronan berstatus red notice yang ditampilkan untuk publik dan buronan yang hanya ditampilkan untuk aparat penegak hukum saja, contohnya seperti Fredy ini. “Satu published for public dan kedua published for law enforcement only," ujarnya.
Sebelumnya, Interpol telah menampilkan tampang bos narkoba jaringan internasional kelas kakap, Fredy Pratama di situs resmi mereka.
Baca juga: Polri Gagalkan Penyelundupan 135 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama di Aceh
Adapun foto Fredy berada di bagian red notice bersama dengan jajaran penjahat lain yang juga telah masuk red notice interpol. Berdasar foto yang dipampang di sana, rambut Fredy nampak gondrong. Dalam foto itu Fredy nampak memakai kaus dan mengenakan kalung. "Pratama Fredy, wanted by Indonesia," demikian seperti dikutip dari situs resmi Interpol, Jumat 15 September 2023.
Dalam situs resmi interpol itu, disertakan pula sedikit identitas Fredy. Mulai dari umurnya, lahir dimana hingga bahasa apa yang dia kuasai.
Foto Fredy di situs resmi Interpol itu nampak berbeda dengan yang ditunjukan Badan Reserse Kriminal Polri belum lama ini. Dimana, dalam foto sebelumnya Fredy rambutnya cepak.
Dalam catatan Interpol, Fredy tercatat lahir di Banjarmasin pada 25 Juni 1985. Fredy digambarkan berambut panjang hitam, mengenakan kaus biru, dan sempat masuk dalam daftar bersama tujuh buronan lain, di antaranya Pietruschka Evelina Fadil (64), Kurniawan Edo (40), hingga Daschbach Richard Jude (88).
Menanggapi hilangnya nama Fredy, Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Polri, Brigjen Untung Widyatmoko menyebut, Fredy Pratama masih menjadi buronan internasional. “Dalam red notice memang ada dua tipe,” kata Untung, Rabu (1/10/2025).
Baca juga: Terbongkar! Jaringan Fredy Pratama Selundupkan 21 Kg Sabu lewat Seaport Pelabuhan Bakauheni
Dengan kata lain, meski nama Fredy tidak lagi terlihat di laman publik Interpol, status buronan internasionalnya tetap berlaku dan masih bisa diakses oleh aparat penegak hukum lintas negara.
Namun, dia menegaskan lagi ada buronan berstatus red notice yang ditampilkan untuk publik dan buronan yang hanya ditampilkan untuk aparat penegak hukum saja, contohnya seperti Fredy ini. “Satu published for public dan kedua published for law enforcement only," ujarnya.
Sebelumnya, Interpol telah menampilkan tampang bos narkoba jaringan internasional kelas kakap, Fredy Pratama di situs resmi mereka.
Baca juga: Polri Gagalkan Penyelundupan 135 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama di Aceh
Adapun foto Fredy berada di bagian red notice bersama dengan jajaran penjahat lain yang juga telah masuk red notice interpol. Berdasar foto yang dipampang di sana, rambut Fredy nampak gondrong. Dalam foto itu Fredy nampak memakai kaus dan mengenakan kalung. "Pratama Fredy, wanted by Indonesia," demikian seperti dikutip dari situs resmi Interpol, Jumat 15 September 2023.
Dalam situs resmi interpol itu, disertakan pula sedikit identitas Fredy. Mulai dari umurnya, lahir dimana hingga bahasa apa yang dia kuasai.
Foto Fredy di situs resmi Interpol itu nampak berbeda dengan yang ditunjukan Badan Reserse Kriminal Polri belum lama ini. Dimana, dalam foto sebelumnya Fredy rambutnya cepak.
(cip)
Lihat Juga :