Novel Baswedan: Awali Karier di Polri, Bersinar di KPK, hingga Jadi Wakil Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara

Senin, 29 September 2025 - 11:27 WIB
loading...
Novel Baswedan: Awali...
Novel Baswedan. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Mengawali karier di kepolisian, Novel Baswedan kemudian dikenal sebagai penyidik KPK yang membongkar kasus besar. Novel yang pernah menjadi korban penyiraman air keras, kini menjadi Wakil Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara.

Novel Baswedan dikenal sebagai sosok antikorupsi. Hal itu tak lepas dari aktivitasnya selama menjadi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 2007 hingga 2021.

Pria kelahiran Semarang, 22 Juni 1977 ini awalnya mengawali karier di kepolisian. Setelah lulus dari Akademi Kepolisian pada tahun 1998, Novel bertugas di Polres Bengkulu pada tahun 1999. Dia juga pernah menjadi Kasat Reskrim Polres Bengkulu sejak 2004 hingga 2005.

Selanjutnya, Novel ditugaskan di Bareskrim Mabes Polri selama dua tahun. Pada Januari 2007, dia ditugaskan sebagai penyidik KPK. Beberapa kasus besar yang pernah ditanganinya antara lain kasus suap yang menjerat mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin pada tahun 2011. Selain itu, kasus korupsi Wisma Atlet terkait SEA Games 2011 yang menyeret anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Angelina Sondakh, serta kasus suap cek pelawat yang melibatkan Nunun Nurbaeti dalam proses pemilihan Miranda Gultom sebagai Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia yang terjadi pada tahun 2004.

Baca Juga: Jadi ASN Polri, Masihkah Novel Baswedan dkk Garang?

Kasus suap perkara pilkada yang melibatkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar pada tahun 2013 juga pernah ditanganinya. Pada 2014, Novel memutuskan mundur dari Polri dan menjadi penyidik tetap KPK setelah perintah Mabes Polri yang menarik kembali seluruh penyidik yang berasal dari kepolisian.

Kasus Sarang Burung Walet

Pada 5 Oktober 2012, sejumlah polisi dari Kepolisian Bengkulu mendatangi Gedung KPK untuk menangkap Novel atas kasus dugaan penganiayaan tersangka pencurian sarang walet saat ia bertugas di Polres Bengkulu pada tahun 2004. Setelah bergulir dan menuai polemik, kasus tersebut pada akhirnya dihentikan setelah permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Namun, pada 1 Mei 2025, Bareskrim Mabes Polri menangkap Novel di kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tindakan tersebut didasari karena kasus yang terjadi pada 2004. Novel Baswedan mengajukan praperadilan di PN Jakarta Selatan dengan permohonan bahwa penangkapan dan penahanan yang dilakukan tidaklah sah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Pengalihan Kasus Febrie...
Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, YLBHI Desak KPK Ambil Alih Penyidikan
Tersangka Kuota Haji...
Tersangka Kuota Haji Ajukan Praperadilan, KPK Tegaskan Penggeledahan Berdasarkan Aturan
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Rekomendasi
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Narantraya Jeihan Borong...
Narantraya Jeihan Borong 3 Podium di JJ All Star 2026, Bidik Prestasi Bersama Ideale di PORPROV Jabar
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
Perjalanan Karier Mpok...
Perjalanan Karier Mpok Alpa, dari Video Viral hingga Jadi Presenter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved