Ditjen Bimas Buddha Kemenag Instruksikan Penyuluh Dampingi Umat agar Berdaya

Selasa, 23 September 2025 - 22:41 WIB
loading...
Ditjen Bimas Buddha...
Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama (Kemenag) menerjunkan penyuluh agama Buddha ke tengah-tengah masyarakat. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama (Kemenag) menerjunkan penyuluh agama Buddha ke tengah-tengah masyarakat. Mereka diminta mendampingi umat dari golongan lemah atau miskin, sehingga akan tercipta karakter umat yang hebat, etos hidup yang kuat serta mampu bangkit dari kemiskinan.

"Ini program terintegratif untuk memberdayakan umat Buddha yang lemah. Kita bantu mulai dari mindset, etika, hingga kedisiplinan agar tercipta semangat baru untuk berdaya," kata Direktur Jenderal Bimas Buddha Kementerian Agama (Kemenag) Supriyadi di Jakarta, Senin (22/9/2025).

Supriyadi menilai, pemberdayaan umat Buddha oleh Kemenag ini perlu segera dilakukan sebagai tanggung jawab negara kepada warganya. Menurutnya, selama ini pengentasan kemiskinan seringkali hanya dimaknai sebatas beasiswa, seperti Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau berbagai bentuk bantuan sosial (bansos).

Langkah memberdayakan umat Buddha ini sejatinya juga bagian dari Asta Protas (Delapan Program Prioritas) oleh Kemenag di bawah koordinasi Menteri Agama Nasaruddin Umar. Dalam Asta Protas tersebut, Menag antara lain menekankan pentingnya layanan keagamaan yang berdampak dan pemberdayaan ekonomi umat.

Selain itu, pemberdayaan ini juga selaras dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Untuk memberdayakan umat Buddha tersebut, tandas Supriyadi, pihaknya antara lain akan mengoptimalkan pemanfaatan dana sosial Paramita Buddha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Matahari Tepat...
Fenomena Matahari Tepat di Atas Kakbah, Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Titik
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Prabowo: Waisak Momentum...
Prabowo: Waisak Momentum Perkuat Persaudaraan dan Persatuan Bangsa
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
Usulan Tambahan Anggaran...
Usulan Tambahan Anggaran Rp5,783 T untuk Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag Disetujui Kemenkeu
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Rekomendasi
Paula Verhoeven Mohon...
Paula Verhoeven Mohon Doa untuk Kiano yang Tengah Dirawat di RS
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Berita Terkini
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved