Pengakuan Internasional bagi Palestina

Selasa, 23 September 2025 - 07:49 WIB
loading...
Pengakuan Internasional...
Dosen Hubungan Internasional FISIP Unwahas Semarang, Andi Purwono. FOTO/DOK.UNIVERSITAS WAHID HASYIM SEMARANG
A A A
Andi Purwono
Dosen Hubungan Internasional FISIP
Staf Ahli Rektor Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang


PENGAKUAN internasional bagi negara Palestina terus mengalir. Bahkan negara Barat kuat seperti Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal secara resmi menyampaikan pengakuan terhadap Palestina pada Minggu (21/9/2025) melalui Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri masing-masing negara. Mengapa pergeseran ini terjadi dan apa implikasinya bagi konstelasi politik global khususnya Timur Tengah?

Ada sejumlah faktor yang bisa disebut turut mendorong pengakuan internasional bagi Palestina. Pertama, dunia semakin risih dengan kekejaman luar biasa yang dipertontonkan Israel kepada rakyat Palestina khususnya di wilayah Gaza . Genosida yang terjadi sebagaimana muncul dalam gugatan Afrika Selatan di Mahkamah Internasional (ICJ) atau terakhir dalam pernyataan Komisi Penyelidik PBB telah menyerang nilai dasar (core value) yang diyakini bersama masyarakat internasional yaitu kemanusiaan.

Sejak Perang Gaza 7 Oktober 2023, lebih dari 63.746 warga Palestina tewas. Krisis kemanusiaan kian mengerikan karena banyak rumah sakit dan fasilitas kesehatan sengaja menjadi target serangan. Bahkan telah muncul tuduhan kuat bahwa Israel sengaja menciptakan senjata kelaparan dengan terus melakukan blokade bantuan kemanusiaan internasional.

Akibatnya, nestapa Palestina kian kentara. Dunia menyaksikannya dengan kemarahan nyata. Namun kecaman demi kecaman seakan tanpa suara dan tidak mampu meredam durjana. Oleh karena itu, kemudian dua arus besar gerakan kemanusiaan bermunculan. Pertama, gerakan domestik di masing- masing negara yang menuntut pemerintahnya peduli kepada nasib rakyat Palestina. Ini terjadi di banyak negara termasuk Amerika, Prancis, Inggris dan negara besar lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Kecam Israel atas Penahanan...
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
Pulang ke Tanah Air,...
Pulang ke Tanah Air, Relawan WNI Ceritakan Brutalnya Penyiksaan Tentara Israel
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Rekomendasi
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved