Prabowo di KTT PBB: Jika Israel Mengakui Palestina, Indonesia Akan Akui Israel
Selasa, 23 September 2025 - 06:46 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) soal solusi dua negara untuk perdamaian Palestina, di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025). Foto/Setpres
A
A
A
NEW YORK - Presiden Prabowo Subianto menyerukan agar dunia menjamin berdirinya negara Palestina. Prabowo menegaskan, Indonesia siap mengakui Israel apabila Israel terlebih dahulu mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) soal solusi dua negara untuk perdamaian Palestina, di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025).
Baca juga: Besok, Prabowo Pidato di Sidang Umum PBB Setelah Lula da Silva dan Donald Trump
“Kita harus menjamin negara Palestina, tetapi Indonesia juga menyatakan bahwa begitu Israel mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina, Indonesia akan segera mengakui Negara Israel dan akan mendukung semua jaminan keamanan Israel,” ujar Prabowo yang juga disambut riuh tepuk tangan.
Menurut Prabowo yang menyinggung Deklarasi New York, bahwa pengakuan kenegaraan berarti membuka jalan menuju perdamaian yang sejati. Dia menekankan bahwa perdamaian harus bersifat permanen dan adil bagi semua pihak.
“Deklarasi New York telah menyediakan jalan damai dan adil menuju perdamaian. Pengakuan kenegaraan harus berarti perdamaian. Pengakuan harus berarti peluang nyata untuk perdamaian abadi. Ini harus menjadi perdamaian sejati bagi semua pihak,” katanya.
Baca juga: Prabowo Akan Suarakan Reformasi Tata Kelola Dunia saat Pidato di PBB
Prabowo juga mengajak negara-negara yang hadir dalam KTT PBB kali ini untuk segera mengakui Palestina. Dia menegaskan bahwa perang di Gaza harus segera diakhiri karena telah menimbulkan bencana kemanusiaan yang besar.
“Kita harus mengakui Palestina sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita. Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan umat manusia,” paparnya.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) soal solusi dua negara untuk perdamaian Palestina, di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025).
Baca juga: Besok, Prabowo Pidato di Sidang Umum PBB Setelah Lula da Silva dan Donald Trump
“Kita harus menjamin negara Palestina, tetapi Indonesia juga menyatakan bahwa begitu Israel mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina, Indonesia akan segera mengakui Negara Israel dan akan mendukung semua jaminan keamanan Israel,” ujar Prabowo yang juga disambut riuh tepuk tangan.
Menurut Prabowo yang menyinggung Deklarasi New York, bahwa pengakuan kenegaraan berarti membuka jalan menuju perdamaian yang sejati. Dia menekankan bahwa perdamaian harus bersifat permanen dan adil bagi semua pihak.
“Deklarasi New York telah menyediakan jalan damai dan adil menuju perdamaian. Pengakuan kenegaraan harus berarti perdamaian. Pengakuan harus berarti peluang nyata untuk perdamaian abadi. Ini harus menjadi perdamaian sejati bagi semua pihak,” katanya.
Baca juga: Prabowo Akan Suarakan Reformasi Tata Kelola Dunia saat Pidato di PBB
Prabowo juga mengajak negara-negara yang hadir dalam KTT PBB kali ini untuk segera mengakui Palestina. Dia menegaskan bahwa perang di Gaza harus segera diakhiri karena telah menimbulkan bencana kemanusiaan yang besar.
“Kita harus mengakui Palestina sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita. Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan umat manusia,” paparnya.
(shf)
Lihat Juga :