Pidato di KTT PBB, Presiden Prabowo: Hentikan Perang di Gaza
Selasa, 23 September 2025 - 06:14 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto mendesak agar perang yang masih bergejolak di Gaza, Palestina, segera diakhiri. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendesak agar perang yang masih bergejolak di Gaza, Palestina, segera diakhiri. Hal itu disampaikan Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) soal solusi dua negara untuk perdamaian Palestina, di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025).
“Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita. Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan umat manusia,” kata Prabowo saat berpidato menggunakan Bahasa Inggris.
Prabowo menegaskan tragedi di Gaza tidak boleh berkelanjutan. Apalagi, sudah ribuan nyawa tak berdosa harus terbunuh di antaranya pada perempuan dan anak-anak.
Baca juga: Prabowo Akan Suarakan Reformasi Tata Kelola Dunia saat Pidato di PBB
“Dengan berat hati, kami mengenang tragedi yang tak tertahankan dan berkelanjutan di Gaza. Ribuan nyawa tak berdosa banyak di antaranya perempuan dan anak-anak telah terbunuh. Kelaparan mengancam. Bencana kemanusiaan sedang terjadi di depan mata kita,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengutuk keras segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil. Ia menekankan bahwa komunitas internasional memiliki tanggung jawab moral dan historis terhadap penyelesaian konflik di Gaza.
Baca juga: Ini 7 Alasan Pidato Presiden di Sidang Umum PBB Sangat Penting
“Kami mengutuk semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa. Oleh karena itu, hari ini dengan bermartabat kami berkumpul untuk mengemban tanggung jawab historis kami. Tanggung jawab ini tidak hanya berbicara kepada negara Palestina, tetapi juga kepada masa depan Israel, dan juga kepada kredibilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tegasnya.
Prabowo menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina. Menurutnya, hanya solusi dua negara yang dapat membawa perdamaian permanen.
“Kami mengutuk semua kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa. Oleh karena itu, Indonesia sekali lagi menegaskan kembali komitmennya terhadap solusi dua negara untuk masalah Palestina. Hanya solusi dua negara inilah yang akan membawa perdamaian,” paparnya.
“Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita. Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan umat manusia,” kata Prabowo saat berpidato menggunakan Bahasa Inggris.
Prabowo menegaskan tragedi di Gaza tidak boleh berkelanjutan. Apalagi, sudah ribuan nyawa tak berdosa harus terbunuh di antaranya pada perempuan dan anak-anak.
Baca juga: Prabowo Akan Suarakan Reformasi Tata Kelola Dunia saat Pidato di PBB
“Dengan berat hati, kami mengenang tragedi yang tak tertahankan dan berkelanjutan di Gaza. Ribuan nyawa tak berdosa banyak di antaranya perempuan dan anak-anak telah terbunuh. Kelaparan mengancam. Bencana kemanusiaan sedang terjadi di depan mata kita,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengutuk keras segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil. Ia menekankan bahwa komunitas internasional memiliki tanggung jawab moral dan historis terhadap penyelesaian konflik di Gaza.
Baca juga: Ini 7 Alasan Pidato Presiden di Sidang Umum PBB Sangat Penting
“Kami mengutuk semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa. Oleh karena itu, hari ini dengan bermartabat kami berkumpul untuk mengemban tanggung jawab historis kami. Tanggung jawab ini tidak hanya berbicara kepada negara Palestina, tetapi juga kepada masa depan Israel, dan juga kepada kredibilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tegasnya.
Prabowo menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina. Menurutnya, hanya solusi dua negara yang dapat membawa perdamaian permanen.
“Kami mengutuk semua kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa. Oleh karena itu, Indonesia sekali lagi menegaskan kembali komitmennya terhadap solusi dua negara untuk masalah Palestina. Hanya solusi dua negara inilah yang akan membawa perdamaian,” paparnya.
(cip)
Lihat Juga :