Eks Mendag Agus Suparmanto Disebut Dapat Dukungan Keluarga Mbah Moen
Minggu, 21 September 2025 - 08:29 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Thobahul Aftoni mengatakan kehadiran Agus Suparmanto sebagai calon Ketua Umum PPP mulai mendapatkan sambutan positif dari sejumlah pengurus internal partai. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) Thobahul Aftoni mengatakan kehadiran Agus Suparmanto sebagai calon Ketua Umum PPP mulai mendapatkan sambutan positif dari sejumlah pengurus internal partai. Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) itu disebut mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP di berbagai daerah, meskipun namanya baru mencuat beberapa minggu jelang Muktamar X PPP.
Aftoni menegaskan bahwa respons ini menunjukkan keinginan kuat kader PPP akan perubahan kepemimpinan. "Meskipun nama Agus Suparmanto baru muncul beberapa minggu jelang Muktamar, namun saya melihat dan merasakan bahwa DPW dan DPC PPP di berbagai daerah menyambut dengan baik, dan bahkan dengan tangan terbuka," ujarnya, Minggu (21/9/2025).
Ia menambahkan bahwa timnya tidak mengalami kesulitan berarti dalam memperkenalkan Agus Suparmanto kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan DPC PPP. Menurut pria yang akrab disapa Toni ini, separuh wilayah yang telah dikunjungi, tim pemenangan Agus mengatakan tidak ada penolakan atau keberatan terhadap figur eksternal tersebut.
Baca juga: 13 DPC se-Kalimantan Selatan Dukung Agus Suparmanto Pimpin Partai Kabah
Menurutnya, kehadiran Agus Suparmanto, yang juga didukung (endorse) oleh KH. Taj Yasin Maimoen beserta keluarga Alm KH. Maimoen Zubair atau Mbah Maimoen secara langsung, menjadi perekat emosional yang kuat bagi kalangan internal PPP.
"Ditambah kesadaran mayoritas pengurus dan kader PPP bahwa partai membutuhkan perubahan kepemimpinan setelah gagal lolos ke Senayan pada Pemilu terakhir," ujarnya.
Selain itu, dukungan terhadap Agus Suparmanto semakin menguat dengan adanya restu dari para Kyai dan Ulama PPP di seluruh Indonesia. "Apalagi Bapak Agus Suparmanto juga sudah mendapatkan dukungan dari para Kyai, Ulama PPP di seluruh Indonesia," kata Aftoni.
Di sisi lain, Toni menyayangkan pihak-pihak yang mempersoalkan status Agus Suparmanto sebagai kader atau non-kader. Ia justru mengkritik hilangnya program kaderisasi di PPP selama kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Mardiono.
"Aneh rasanya jika ada pihak yang mempersoalkan figur kader atau non-kader. Justru di saat PPP di bawah kepemimpinan Plt. Ketum Mardionolah program kaderisasi di PPP tidak ada lagi," tegas Toni
Ia membandingkan dengan periode sebelumnya yang memiliki program-program seperti Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD), Latihan Kepemimpinan Kader Madya (LKKM), dan Latihan Kepemimpinan Kader Utama (LKKU). Bahkan di masa kepemimpinan Ketua Umum Suharso Monoarfa masih ada program Sekolah Politik. Namun, semua program kaderisasi tersebut, menurut Aftoni, telah hilang di tangan Mardiono.
Aftoni menegaskan bahwa respons ini menunjukkan keinginan kuat kader PPP akan perubahan kepemimpinan. "Meskipun nama Agus Suparmanto baru muncul beberapa minggu jelang Muktamar, namun saya melihat dan merasakan bahwa DPW dan DPC PPP di berbagai daerah menyambut dengan baik, dan bahkan dengan tangan terbuka," ujarnya, Minggu (21/9/2025).
Ia menambahkan bahwa timnya tidak mengalami kesulitan berarti dalam memperkenalkan Agus Suparmanto kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan DPC PPP. Menurut pria yang akrab disapa Toni ini, separuh wilayah yang telah dikunjungi, tim pemenangan Agus mengatakan tidak ada penolakan atau keberatan terhadap figur eksternal tersebut.
Baca juga: 13 DPC se-Kalimantan Selatan Dukung Agus Suparmanto Pimpin Partai Kabah
Menurutnya, kehadiran Agus Suparmanto, yang juga didukung (endorse) oleh KH. Taj Yasin Maimoen beserta keluarga Alm KH. Maimoen Zubair atau Mbah Maimoen secara langsung, menjadi perekat emosional yang kuat bagi kalangan internal PPP.
"Ditambah kesadaran mayoritas pengurus dan kader PPP bahwa partai membutuhkan perubahan kepemimpinan setelah gagal lolos ke Senayan pada Pemilu terakhir," ujarnya.
Selain itu, dukungan terhadap Agus Suparmanto semakin menguat dengan adanya restu dari para Kyai dan Ulama PPP di seluruh Indonesia. "Apalagi Bapak Agus Suparmanto juga sudah mendapatkan dukungan dari para Kyai, Ulama PPP di seluruh Indonesia," kata Aftoni.
Di sisi lain, Toni menyayangkan pihak-pihak yang mempersoalkan status Agus Suparmanto sebagai kader atau non-kader. Ia justru mengkritik hilangnya program kaderisasi di PPP selama kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Mardiono.
"Aneh rasanya jika ada pihak yang mempersoalkan figur kader atau non-kader. Justru di saat PPP di bawah kepemimpinan Plt. Ketum Mardionolah program kaderisasi di PPP tidak ada lagi," tegas Toni
Ia membandingkan dengan periode sebelumnya yang memiliki program-program seperti Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD), Latihan Kepemimpinan Kader Madya (LKKM), dan Latihan Kepemimpinan Kader Utama (LKKU). Bahkan di masa kepemimpinan Ketua Umum Suharso Monoarfa masih ada program Sekolah Politik. Namun, semua program kaderisasi tersebut, menurut Aftoni, telah hilang di tangan Mardiono.
(rca)
Lihat Juga :