GPBI Sarankan Fraksi Gerindra Tolak Pengunduran Diri Rahayu Saraswati
Kamis, 18 September 2025 - 14:50 WIB
loading...
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mundur dari DPR. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum GPBI sekaligus Sekretaris Jenderal Dewan Eksekutif Nasional (DEN KSBSI) Dedi Hardianto menyesalkan keputusan Rahayu Saraswati mundur dari Anggota DPR. Karenanya, dia menyarankan Fraksi Partai Gerindra menolak permohonan mundur Rahayu tersebut.
“Bagi saya mbak Rahayu Saraswati sangat iconik, bukan hanya sosok legislator pada umumnya, tapi lebih dari itu, beliau memliki ciri khas tersendiri sebagai pembeda dengan legislator muda lainnya yang duduk di senayan,” kata Dedi, Kamis (18/9/2025).
Dedi menjelaskan bahwa di tengah kondisi politik nasional akhir-akhir ini, banyak pihak yang memanfaatkan momentum ini untuk menyerang bahkan saling menjatuhkan. Dalam kasus Rahayu, dia menilai tidak ada niatan untuk melukai hati masyarakat.
![GPBI Sarankan Fraksi Gerindra Tolak Pengunduran Diri Rahayu Saraswati]()
Baca juga: Aktif Lawan TPPO, Keputusan Rahayu Saraswati Mundur dari DPR Bikin Kaget
Maka dia berharap Rahayu tetap berada di Senayan untuk menuntaskan amanah rakyat sebagai wakil rakyat. “Potongan video itu kan Februari lalu, yang diviralkan akhir-akhir ini, untuk menyerang Mbak Sara, publik harusnya jeli melihat situasi ini, dan bandingkan dengan bagaimana kinerjanya selama di DPR, bahkan mengawal kasus TPPO sampai ke Komisi III DPR RI yang marak terjadi, padahal bukan komisinya," ujarnya.
Dedi juga menilai sosok Rahayu masih dibutuhkan. Keponakan Presiden Prabowo Subianto itu dianggap sosok yang perempuan muda, bersih, berani, berintegritas, dan juga sebagai contoh pemimpin anak-anak bangsa lainnya. "Ya jika Mbak Sara mundur, ya masyarakat yang dirugikan," pungkasnya.
Sebelumnya, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyatakan mundur sebagai anggota DPR periode 2024 – 2029 lewat unggahan di akun Instagramnya. Rahayu mengungkapkan alasannya memutuskan mundur dari DPR karena terkait dengan pernyataannya dalam Podcast pada Februari 2025.
"Saya menyadari bahwa saya memiliki privilege yang sangat besar dan keluarga termasuk suami yang mendukung saya berusaha. Dan walaupun niat saya sebenarnya ingin mendorong entrepreneurship, terutama di zaman transformasi digital yang membuka peluang seluas-luasnya di dunia ekonomi kreatif, saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya, bahkan untuk masih bisa bertahan hidup,” ujar Sara dalam pernyataan Instagram miliknya.
“Bagi saya mbak Rahayu Saraswati sangat iconik, bukan hanya sosok legislator pada umumnya, tapi lebih dari itu, beliau memliki ciri khas tersendiri sebagai pembeda dengan legislator muda lainnya yang duduk di senayan,” kata Dedi, Kamis (18/9/2025).
Dedi menjelaskan bahwa di tengah kondisi politik nasional akhir-akhir ini, banyak pihak yang memanfaatkan momentum ini untuk menyerang bahkan saling menjatuhkan. Dalam kasus Rahayu, dia menilai tidak ada niatan untuk melukai hati masyarakat.

Baca juga: Aktif Lawan TPPO, Keputusan Rahayu Saraswati Mundur dari DPR Bikin Kaget
Maka dia berharap Rahayu tetap berada di Senayan untuk menuntaskan amanah rakyat sebagai wakil rakyat. “Potongan video itu kan Februari lalu, yang diviralkan akhir-akhir ini, untuk menyerang Mbak Sara, publik harusnya jeli melihat situasi ini, dan bandingkan dengan bagaimana kinerjanya selama di DPR, bahkan mengawal kasus TPPO sampai ke Komisi III DPR RI yang marak terjadi, padahal bukan komisinya," ujarnya.
Dedi juga menilai sosok Rahayu masih dibutuhkan. Keponakan Presiden Prabowo Subianto itu dianggap sosok yang perempuan muda, bersih, berani, berintegritas, dan juga sebagai contoh pemimpin anak-anak bangsa lainnya. "Ya jika Mbak Sara mundur, ya masyarakat yang dirugikan," pungkasnya.
Sebelumnya, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyatakan mundur sebagai anggota DPR periode 2024 – 2029 lewat unggahan di akun Instagramnya. Rahayu mengungkapkan alasannya memutuskan mundur dari DPR karena terkait dengan pernyataannya dalam Podcast pada Februari 2025.
"Saya menyadari bahwa saya memiliki privilege yang sangat besar dan keluarga termasuk suami yang mendukung saya berusaha. Dan walaupun niat saya sebenarnya ingin mendorong entrepreneurship, terutama di zaman transformasi digital yang membuka peluang seluas-luasnya di dunia ekonomi kreatif, saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya, bahkan untuk masih bisa bertahan hidup,” ujar Sara dalam pernyataan Instagram miliknya.
(rca)
Lihat Juga :