Kompolnas: Ahmad Dofiri Sosok yang Dihormati dan Tegas di Internal Kepolisian
Kamis, 18 September 2025 - 07:31 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat istimewa kepada Djamari Chaniago dan Ahmad Dofiri. Foto/BPMI Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melantik Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan Reformasi Polri di Istana Negara, Rabu (17/9/2025). Merespons hal itu, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional ( Kompolnas ) Choirul Anam menilai bahwa sosok mantan Wakapolri itu merupakan orang yang dihormati di internal kepolisian.
“Saya kira Pak Dofiri itu sosok yang memang dihormati di internal kepolisian. Di samping karena kepandaiannya karena beliau adalah Adhi Makayasa, namun juga karena sikap tegasnya terhadap berbagai persoalan yang ada di kepolisian,” kata Anam, Kamis (18/9/2025).
Dia menilai, penunjukan Ahmad Dofiri sebagai bagian dari tim reformasi kepolisian sudah sesuai. Di tangan Dofiri, diharapkan institusi Polri menjadi lebih baik.
Baca juga: Soal Komite Reformasi Kepolisian, Ahmad Dofiri: Tunggu Arahan Presiden
“Saya kira ini penunjukan yang baik, karena memang di samping mengetahui berbagai persoalan internal kepolisian, tapi juga sekaligus beliau juga dikenal tegas di internal kepolisian,” ujar dia.
Di samping itu, komunikasi Ahmad Dofiri dengan berbagai pihak selama aktif di Polri juga terbilang bagus. Anam mengakui kepiawaiannya, khususnya saat masih di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
“Dan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai pelanggaran oleh anggota kepolisian, itu juga follow up-nya juga bagus. Jadi orang memiliki komitmen tinggi untuk menjadikan polisi menjadi polisi yang profesional, yang humanis, dan jauh dari berbagai pelanggaran yang terjadi,” jelas dia.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle kabinet. Ada pejabat Kabinet Merah Putih yang diberhentikan. Kemudian, sebanyak 11 pejabat yang dilantik Prabowo kemarin termasuk Dofiri.
Adapun empat pejabat yang diberhentikan adalah:
1. Erick Thohir, Menteri BUMN
2. Sulaiman Umar, Wakil Menteri Kehutanan
3. Hasan Nasbi, Kepala Komunikasi Kepresidenan.
4. Anto M. Putranto, Kepala Staf Kepresidenan.
Sedangkan 11 pejabat yang dilantik adalah:
1. Djamari Chaniago menjadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan
2. Erick Thohir menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)
3. Afriansyah Noor menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker)
4. Rohmat Marzuki menjadi Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut)
5. Farida Faricha menjadi Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop)
6. Angga Raka Prabowo menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
7. Muhammad Qodari menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP)
8. Ahmad Dofiri menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri
9. Naniek S Dayang menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)
10. Sonny Sanjaya menjadi Wakil Kepala BGN
11. Sarah Sadiqa menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
“Saya kira Pak Dofiri itu sosok yang memang dihormati di internal kepolisian. Di samping karena kepandaiannya karena beliau adalah Adhi Makayasa, namun juga karena sikap tegasnya terhadap berbagai persoalan yang ada di kepolisian,” kata Anam, Kamis (18/9/2025).
Dia menilai, penunjukan Ahmad Dofiri sebagai bagian dari tim reformasi kepolisian sudah sesuai. Di tangan Dofiri, diharapkan institusi Polri menjadi lebih baik.
Baca juga: Soal Komite Reformasi Kepolisian, Ahmad Dofiri: Tunggu Arahan Presiden
“Saya kira ini penunjukan yang baik, karena memang di samping mengetahui berbagai persoalan internal kepolisian, tapi juga sekaligus beliau juga dikenal tegas di internal kepolisian,” ujar dia.
Di samping itu, komunikasi Ahmad Dofiri dengan berbagai pihak selama aktif di Polri juga terbilang bagus. Anam mengakui kepiawaiannya, khususnya saat masih di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
“Dan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai pelanggaran oleh anggota kepolisian, itu juga follow up-nya juga bagus. Jadi orang memiliki komitmen tinggi untuk menjadikan polisi menjadi polisi yang profesional, yang humanis, dan jauh dari berbagai pelanggaran yang terjadi,” jelas dia.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle kabinet. Ada pejabat Kabinet Merah Putih yang diberhentikan. Kemudian, sebanyak 11 pejabat yang dilantik Prabowo kemarin termasuk Dofiri.
Adapun empat pejabat yang diberhentikan adalah:
1. Erick Thohir, Menteri BUMN
2. Sulaiman Umar, Wakil Menteri Kehutanan
3. Hasan Nasbi, Kepala Komunikasi Kepresidenan.
4. Anto M. Putranto, Kepala Staf Kepresidenan.
Sedangkan 11 pejabat yang dilantik adalah:
1. Djamari Chaniago menjadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan
2. Erick Thohir menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)
3. Afriansyah Noor menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker)
4. Rohmat Marzuki menjadi Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut)
5. Farida Faricha menjadi Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop)
6. Angga Raka Prabowo menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
7. Muhammad Qodari menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP)
8. Ahmad Dofiri menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri
9. Naniek S Dayang menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)
10. Sonny Sanjaya menjadi Wakil Kepala BGN
11. Sarah Sadiqa menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
(rca)
Lihat Juga :