Mahfud MD, Andika Perkasa, hingga Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Bursa Calon Menko Polkam

Selasa, 16 September 2025 - 15:41 WIB
loading...
Mahfud MD, Andika Perkasa,...
Presiden Prabowo Subianto masih menunjuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menko Polkam Ad Interim. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Pascareshuffle Kabinet Merah Putih, jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) hingga kini masih kosong. Presiden Prabowo Subianto masih menunjuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menko Polkam Ad Interim.

Sejumlah nama seperti mantan Menko Polhukam Mahfud MD, mantan Panglima TNI Andika Perkasa dan Gatot Nurmantyo termasuk Sjafrie Sjamsoeddin masuk dalam bursa calon kuat Menko Polkam.

Guru Besar Hubungan Internasional (HI) Universitas Pertahanan (Unhan) Prof. Anak Agung Banyu Perwita menyebut ada empat kriteria sosok yang tepat menduduki jabatan Menko Polkam. Pertama, kemampuan menguasai hal-hal yang menyangkut internasional dan domestik (intermestik).

“Jadi tidak hanya chemistry secara pribadi tapi juga dalam konteks politik dan keamanan. Mereka yang punya kedekatan dengan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Citanya,” , Selasa (16/9/2025).

Baca juga: Gatot Nurmantyo Masuk Bursa Calon Menko Polkam, Untungkan Prabowo karena Bermasalah dengan Jokowi

“Jadi orang tersebut memiliki kapabilitas dan kompetensi dalam bidang politik dan pertahanan keamanan. Bukan orang yang kontroversial karena Kemenko Polkam menjembatani politik dalam dan luar negeri,” sambungnya.

Kriteria kedua adalah melihat Kemenko Polkam secara komprehensif terkait dengan keamanan dari yang mikro manusia, individu, hingga pertahanan secara luas. Ketiga, kemampuan menguasai regulasi.

“Ada persoalan-persoalan regulasi di dalam negeri seperti KUHP, regulasi luar negeri terkait perbatasan, Laut China Selatan, hukum laut internasional dan sebagainya,” katanya.

Baca juga: Jabat Menko Polkam Ad Interim, Sjafrie Sjamsoeddin Apresiasi Kinerja Budi Gunawan

Keempat adalah kemampuan berkomunikasi dengan rakyat dan Presiden. Dia menyebut kemampuan komunikasi pejabat di Indonesia perlu dibenahi. “Jadi sosok yang bisa diterima di semua kalangan dan sesuai dengan visi misi Presiden Prabowo,” ucapnya.

Terkait dengan sosok Mahfud MD, dia menilai, mantan Menko Polhukam itu merupakan sosok yang tidak perlu dipertanyakan lagi kemampuan komunikasinya. ”Oke banget, enggak perlu diragukan lagi komunikasinya. Tapi Presiden tentu punya kalkulasi,” katanya.

Begitu juga dengan mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Andika Perkasa yang dinilai memiliki kemampuan komunikasi sangat baik dan tidak perlu dipertanyakan lagi. “Sebagai mantan Panglima TNI komunikasi beliau bagus, enak dan menguasai pertahanan,” katanya.



Sementara mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo dinilai terlalu lama vakum. “Vakumnya kelamaan, dibutuhkan yang belum lama pensiunnya,” ucapnya.

Terkait dengan Menko Polkam Ad Interim Sjafrie Sjamsoeddin, dia menilai, sebagai sosok yang sangat dipercaya Presiden Prabowo Subianto. Sjafrie juga merupakan sosok yang mengusai diplomasi, paham dengan pertahanan dan hubungan internasional.

”Lihat saja saat menerima tamu-tamu negara dan saat keluar negeri bagaimana sambutannya. Jadi bisa saja Sjafrie Sjamsoeddin menduduki jabatan Menko Polkam,” katanya.

Pengganti Sjafrie, kata dia, Presiden Prabowo bisa menunjuk Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra. Sebab dia pernah menjadi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) di bawah kepemimpinan Prabowo selama lima tahun.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Menhan Sjafrie Sangkal...
Menhan Sjafrie Sangkal Surat yang Diteken Beri Akses Udara Indonesia untuk Jet Tempur AS
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Rekomendasi
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Berita Terkini
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved