dr Muhammad Fadel Yudawa Resmi Terpilih sebagai Direktur LKMI

Sabtu, 06 September 2025 - 14:41 WIB
loading...
dr Muhammad Fadel Yudawa...
dr Muhammad Fadel Yudawa resmi terpilih sebagai direktur LKMI. Pemilihan ini mekanisme fit and proper test yang berlangsung ketat, transparan, dan objektif. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - dr Muhammad Fadel Yudawa resmi terpilih sebagai direktur Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI). Pemilihan ini mekanisme fit and proper test yang berlangsung ketat, transparan, dan objektif. Dengan adanya pimpinan baru ini jadi momentum lahirnya harapan baru bagi gerakan kesehatan umat Islam dan bangsa Indonesia secara luas.

Usai dinyatakan resmi terpilih, dr. Muhammad Fadel Yudawa menyampaikan rasa syukur sekaligus tekadnya:
”Amanah ini adalah tanggung jawab besar. LKMI harus hadir lebih dekat dengan umat, menjadi motor gerakan kesehatan, serta memastikan setiap lapisan masyarakat merasakan hak atas kesehatan yang adil dan bermartabat,” katanya dalam siaran pers, Sabtu (6/9/2025). Baca juga: Kesehatan dalam Pandangan Islam: Afiat Menurut Bahasa Al-Qur'an

Pemilihan Direktur LKMI kali ini tidak sebatas formalitas. Para kandidat diwajibkan mengikuti serangkaian fit and proper test yang meliputi pemaparan visi-misi, penguasaan isu kesehatan masyarakat, rekam jejak pengabdian, serta uji integritas dan kepemimpinan.

Dalam keseluruhan tahapan tersebut, dr. Muhammad Fadel Yudawa tampil unggul dan meyakinkan. Ia dinilai memiliki kombinasi lengkap: keilmuan yang kuat, gagasan visioner, serta pengalaman nyata dalam advokasi dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Keputusan terpilihnya dr. Muhammad Fadel Yudawa sebagai Direktur LKMI tidak berhenti pada hasil uji kelayakan semata. Pengesahan secara resmi dilakukan dalam rapat harian Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam ( PB HMI ), yang menegaskan legitimasi penuh atas amanah yang kini diembannya.

Dengan pengesahan ini, kepemimpinannya memiliki dasar organisatoris yang kuat sekaligus menjadi simbol bahwa LKMI adalah bagian integral dari gerakan besar HMI. ”LKMI tidak boleh berhenti sebagai lembaga kaderisasi internal, tetapi harus tampil sebagai garda terdepan gerakan kesehatan umat,” ujarnya.

Ia merumuskan lima arah besar yang menjadi pijakan perjuangan LKMI ke depan. Pertama, transformasi gerakan. Mengadaptasi perkembangan zaman, termasuk digitalisasi layanan kesehatan.

Kedua, penguatan basis komunitas. Menghadirkan program promotif dan preventif langsung di tengah masyarakat. Ketiga, advokasi kebijakan publik. Memperjuangkan keadilan akses kesehatan sebagai isu moral dan kebangsaan.

Keempat, kolaborasi multipihak. Menjalin sinergi dengan pemerintah, akademisi, tenaga medis, dan organisasi masyarakat. Kelima, nilai spiritual Islam. Meneguhkan kesehatan sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT. Baca juga: Sekjen PB HMI Soroti Tantangan Industri Kretek Nasional

Terpilihnya dr Muhammad Fadel Yudawa bertepatan dengan momentum refleksi 100 tahun perjalanan kesehatan Indonesia. Meski terdapat banyak capaian, kesenjangan akses, keterbatasan fasilitas, dan kesadaran masyarakat yang masih rendah menjadi tantangan serius.

Di sinilah peran LKMI di bawah kepemimpinan dr. Muhammad Fadel Yudawa akan diuji. Menghadirkan gerakan kesehatan yang berpihak pada rakyat kecil, menjangkau pelosok negeri, serta berorientasi pada keadilan sosial dan keberlanjutan.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
PROLANIS Bantu Peserta...
PROLANIS Bantu Peserta JKN Memantau Penyakit Kronis
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Iduladha 1447 Hijriah,...
Iduladha 1447 Hijriah, PW ISNU Aceh Salurkan Hewan Kurban ke Tiga Kabupaten-Kota
Deteksi Kesehatan Dini...
Deteksi Kesehatan Dini di Cirebon, 6 dari 10 Peserta Berisiko Tinggi
Rekomendasi
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dewi Perssik Bagikan...
Dewi Perssik Bagikan Kabar Terbaru Tio Pakusadewo usai Dirawat Akibat Gangguan Jantung
Berita Terkini
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Infografis
AS Klaim F-35 sebagai...
AS Klaim F-35 sebagai Jet Tempur Tercanggih, namun Jatuh 11 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved