KH Marsudi Syuhud Terpilih Pimpin Inkopontren, Targetkan Jadi Pembayar Zakat Terbesar

Jum'at, 05 September 2025 - 19:03 WIB
loading...
KH Marsudi Syuhud Terpilih...
KH Marsudi Syuhud resmi terpilih sebagai Ketua Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) periode 2025–2030 dalam Rapat Tahunan Inkopontren yang digelar di Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jakarta, Kamis (4/9/2025). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - KH Marsudi Syuhud resmi terpilih sebagai Ketua Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) periode 2025–2030. Keputusan tersebut disepakti melalui musyawarah mufakat dalam Rapat Tahunan Inkopontren yang digelar di Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jakarta, Kamis (4/9/2025), dengan dihadiri perwakilan 20 Pusat Koperasi Pondok Pesantren (Puskopontren) dari berbagai provinsi.

Dalam pidato perdananya, Kiai Marsudi menegaskan target ambisiusnya, menjadikan Inkopontren sebagai lembaga pembayar zakat terbesar di Indonesia. Menurutnya, koperasi pesantren harus tumbuh sebagai penggerak utama ekonomi umat.

"Kita niati dalam usaha ini bagaimana kita bisa menjadi pembayar zakat yang paling besar, pemberi shadaqah yang paling besar, dan pembayar pajak yang terbesar," kata Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini dalam keterangannya, Jumat (5/9/2025).

Ia menilai selama ini Inkopontren justru lebih sering berada di posisi mengejar zakat. Padahal, spirit Islam memerintahkan umat untuk menjadi pihak yang membayar zakat, bukan sekadar penerima. "Kalau kita menjadi pelaku ekonomi yang besar, otomatis zakat yang kita keluarkan juga besar. Itu yang harus kita wujudkan," katanya.

Kiai Marsudi berterima kasih atas amanah kepemimpinan yang diberikan. Dia mengajak seluruh Puskopontren yang tergabung untuk bergerak bersama dengan basis percaya diri, berfikir posiitf, dan berkarya bersama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
PBNU: Iduladha 2026...
PBNU: Iduladha 2026 Jadi Pengingat Kemanusiaan di Tengah Dunia yang Terluka
Badan Hukum: Sistem...
Badan Hukum: Sistem Imun yang Sering Terlupakan
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Rekomendasi
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Berita Terkini
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved