Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Laptop

Kamis, 04 September 2025 - 16:45 WIB
loading...
Profil Nadiem Makarim,...
Mendikbudristek Nadiem Makarim ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook. Pengumuman penetapan tersangka disampaikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Foto: Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook. Pengumuman penetapan tersangka disampaikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Menteri Kabinet Indonesia Maju era mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu menjadi tersangka setelah tiga kali diperiksa penyidik Jampidsus Kejagung.

Baca juga: Diperiksa 3 Kali, Nadiem Makarim Akhirnya Jadi Tersangka Pengadaan Laptop

"Sebelumnya penyidik telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka. Perkembangan saat ini penyidik telah menetapkan kembali satu orang sebagai tersangka inisial NAM," ujar Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna, Kamis (4/9/2025).

Pada kasus ini, Kejagung menduga telah terjadi korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek dengan nilai proyek Rp9,9 triliun. Berawal pada 2020, Kemendikbudristek membuat rencana pengadaan bantuan peralatan TIK untuk SD, SMP, dan SMA.

Tim pengadaan merekomendasikan pemakaian laptop berbasis Windows. Namun, Kemendikbudristek saat itu menggantinya dengan kajian baru yang memakai Chromebook. Diduga, penggantian spesifikasi itu tak berdasarkan kebutuhan yang sebenarnya. Kemudian, diduga ada persekongkolan atau pemufakatan jahat.

Sekelumit tentang Nadiem. Pria kelahiran Singapura, 4 Juli 1984 ini merupakan seorang pengusaha. Dia adalah putra dari Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri.

Ayahnya merupakan aktivis dan pengacara dengan keturunan Minang-Arab. Sedangkan, ibunya merupakan seorang penulis lepas dan dia adalah putri Hamid Algadri, seorang perintis kemerdekaan Indonesia.

Setelah lulus SMA, dia melanjutkan pendidikannya dengan mengambil jurusan Hubungan Internasional di Brown University, Amerika Serikat dan berhasil mendapat gelar BA pada jurusan tersebut. Dia juga pernah mengikuti pertukaran antarpelajar di London School of Economics.


Setelah mendapatkan gelar sarjananya di tahun 2006, karena tidak puas akan ilmu yang dia miliki, maka Nadiem kembali melanjutkan pendidikannya seperti ayahnya dan mengambil gelar masternya di Harvard Business School sehingga mendapatkan gelar Master Of Business Administration. Pria lulusan Harvard ini memilih kembali ke Indonesia untuk melanjutkan kariernya.

Diketahui, Nadiem bekerja di salah satu perusahaan konsultan ternama yaitu Mckinsey & Company Jakarta. Dia bekerja menjadi Co-founder dan Managing Editor Zalora Indonesia dan kemudian menjadi Chief Innovation Officer Kartuku.

Dengan pengalaman kerjanya, Nadiem memutuskan berhenti dari pekerjaannya dan mendirikan suatu perusahaan transportasi yaitu Gojek di tahun 2011. Kemudian, tahun 2015 nama Gojek semakin terkenal saat merilis aplikasi mobil sehingga membuat banyak menarik minat para pelanggan untuk menggunakan jasa Gojek. Nadiem sangat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memasarkan aplikasi yang dia buat.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Rekomendasi
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
Berita Terkini
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved