Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Laptop
Kamis, 04 September 2025 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Ayahnya merupakan aktivis dan pengacara dengan keturunan Minang-Arab. Sedangkan, ibunya merupakan seorang penulis lepas dan dia adalah putri Hamid Algadri, seorang perintis kemerdekaan Indonesia.
Setelah lulus SMA, dia melanjutkan pendidikannya dengan mengambil jurusan Hubungan Internasional di Brown University, Amerika Serikat dan berhasil mendapat gelar BA pada jurusan tersebut. Dia juga pernah mengikuti pertukaran antarpelajar di London School of Economics.
Setelah mendapatkan gelar sarjananya di tahun 2006, karena tidak puas akan ilmu yang dia miliki, maka Nadiem kembali melanjutkan pendidikannya seperti ayahnya dan mengambil gelar masternya di Harvard Business School sehingga mendapatkan gelar Master Of Business Administration. Pria lulusan Harvard ini memilih kembali ke Indonesia untuk melanjutkan kariernya.
Diketahui, Nadiem bekerja di salah satu perusahaan konsultan ternama yaitu Mckinsey & Company Jakarta. Dia bekerja menjadi Co-founder dan Managing Editor Zalora Indonesia dan kemudian menjadi Chief Innovation Officer Kartuku.
Dengan pengalaman kerjanya, Nadiem memutuskan berhenti dari pekerjaannya dan mendirikan suatu perusahaan transportasi yaitu Gojek di tahun 2011. Kemudian, tahun 2015 nama Gojek semakin terkenal saat merilis aplikasi mobil sehingga membuat banyak menarik minat para pelanggan untuk menggunakan jasa Gojek. Nadiem sangat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memasarkan aplikasi yang dia buat.
Setelah lulus SMA, dia melanjutkan pendidikannya dengan mengambil jurusan Hubungan Internasional di Brown University, Amerika Serikat dan berhasil mendapat gelar BA pada jurusan tersebut. Dia juga pernah mengikuti pertukaran antarpelajar di London School of Economics.
Setelah mendapatkan gelar sarjananya di tahun 2006, karena tidak puas akan ilmu yang dia miliki, maka Nadiem kembali melanjutkan pendidikannya seperti ayahnya dan mengambil gelar masternya di Harvard Business School sehingga mendapatkan gelar Master Of Business Administration. Pria lulusan Harvard ini memilih kembali ke Indonesia untuk melanjutkan kariernya.
Diketahui, Nadiem bekerja di salah satu perusahaan konsultan ternama yaitu Mckinsey & Company Jakarta. Dia bekerja menjadi Co-founder dan Managing Editor Zalora Indonesia dan kemudian menjadi Chief Innovation Officer Kartuku.
Dengan pengalaman kerjanya, Nadiem memutuskan berhenti dari pekerjaannya dan mendirikan suatu perusahaan transportasi yaitu Gojek di tahun 2011. Kemudian, tahun 2015 nama Gojek semakin terkenal saat merilis aplikasi mobil sehingga membuat banyak menarik minat para pelanggan untuk menggunakan jasa Gojek. Nadiem sangat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memasarkan aplikasi yang dia buat.
(jon)
Lihat Juga :