Terdampak Covid-19, Kementerian PPPA Wadahi Perempuan Tumbuhkan UKM Daring

Jum'at, 11 September 2020 - 16:42 WIB
loading...
Terdampak Covid-19,...
Hantaman pandemi Covid-19 telah berimbas signifikan terhadap para pelaku usaha mikro dan kecil, termasuk pengusaha kalangan perempuan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hantaman pandemi Covid-19 telah berimbas signifikan terhadap para pelaku usaha mikro dan kecil, termasuk pengusaha kalangan perempuan. Beragam masalah yang dihadapi, di antaranya penurunan penjualan, kesulitan bahan baku, distribusi terhambat, hingga produksi menurun.

Menyikapi situasi pelik itu, Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Agustina Erni menilai penjualan secara online merupakan salah satu alternatif solusi meningkatkan penjualan hasil produksi di masa pandemi ini. Terlebih lagi, tren penjualan secara daring di masa pandemi melonjak cukup pesat. (Baca juga: Selamatkan UMKM, Kalangan Muda Diharapkan Bisa Jadi Inkubator)

“Adanya permasalahan yang dialami perempuan pelaku usaha selama pandemi, maka sebaiknya kita juga menerapkan sinergi dengan melibatkan pihak terkait, yakni pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media massa agar dapat menjadi solusi dan mendongkrak semangat bagi para pelaku usaha perempuan selama pandemi,” tutur Erni dalam keterangannya, Jumat (11/9/2020). (Baca juga: UMKM Agen Kebangkitan Ekonomi RI)

Lebih lanjut, dia mendorong semua pihak harus bersama-sama memetakan dan menyinergikan teknologi dan keahlian yang dibutuhkan. Menurutnya, teknologi mampu dijadikan sebagai sebuah solusi dan inovasi bagi suatu permasalahan, misalnya untuk merespon kelangkaan bahan baku. Berdasarkan data UKM Indonesia pada 2020, para pelaku usaha yang masih bertahan dan mengalami peningkatan omset adalah yang menggunakan metode usaha daring. Namun, permasalahan sarana juga menjadi penting, di antaranya ketersediaan sinyal dan gawai.

“Ke depan, pelatihan daring bagi perempuan pelaku usaha, baik pelatihan terkait pemasaran, proses produksi, dan lain-lain dapat semakin diperluas jangkauannya. Dinas PPPA di daerah dapat melakukan pemetaan terkait perempuan pelaku usaha yang ingin berpartisipasi mengikuti pelatihan online,” imbuhnya.

Salah satu pelatihan yang telah disediakan bagi kalangan perempuan pelaku usaha mikro yaitu Kelas Inkubasi Sispreneur. Wadah tersebut hasil kerja sama antara Kementerian PPPA dan PT XL Axiata. Terkait itu, Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) mengapresiasi wadah tersebut karena dinilai sangat bermanfaat. Para pelaku usaha perempuan mendapat pendampingan dan pelatihan secara intensif.

Deputi Direktur Pengorganisasian Komunitas PEKKA Romlawati mengungkapkan, pihaknya juga sudah telah mendirikan PEKKA-Mart di beberapa daerah yang berperan sebagai pusat grosir pengadaan bahan pokok dan bahan produksi bagi anggota komunitasnya. “Yayasan PEKKA juga mengadakan koperasi simpan pinjam yang selama masa pandemi melakukan relaksasi pinjaman terhadap anggotanya. Sejauh ini, koperasi simpan pinjam tersebut telah melayani lebih dari 30.000 anggota PEKKA di 20 provinsi,” terang Romlawati.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Pendampingan PNM Mekaar...
Pendampingan PNM Mekaar Antar Perempuan UMKM Raih Prestasi Nasional
Ekosistem UMKM untuk...
Ekosistem UMKM untuk Tumbuh dan Kembang
UMKM Terdampak Kenaikan...
UMKM Terdampak Kenaikan Harga Gas Nonsubsidi, Fahira Idris Sampaikan Rekomendasi Ini
Wamenkomdigi Tinjau...
Wamenkomdigi Tinjau MBG Swasta, Teknologi Kawal Makanan Aman dari UMKM ke Sekolah
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Rekomendasi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Dulu Dipaksa Les Nyanyi,...
Dulu Dipaksa Les Nyanyi, Kini Arcelly Bersinar di Panggung Nasional
Berita Terkini
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved