Kejaksaan Agung Disarankan Makin Berani Sikat Koruptor
Selasa, 02 September 2025 - 15:01 WIB
loading...
Kejagung disarankan harus semakin berani dalam menyikat koruptor. Terlebih TNI sekarang mem-back up Kejagung untuk pemberantasan korupsi. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) disarankan harus semakin berani dalam menyikat koruptor yang ada di Indonesia. Terlebih TNI juga sekarang mem-back up Kejagung untuk pemberantasan korupsi.
“Dengan di-back up TNI mestinya kejaksaan lebih berani melawan mafia-mafia hitam, koruptor-koruptor kakap,” kata Pengamat Politik dan Hukum Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting, Selasa (2/9/2025).
Baca juga: Ada 2 Panser Anoa di Kejagung, Mabes TNI: Pengamanan Rutin
Ginting mengatakan, Presiden Prabowo Subianto sebenarnya merupakan harapan baru publik untuk pemberantasan korupsi di Indonesia. Sehingga ketika Kejagung maupun penegak hukum lainnya berani tegas memberantas korupsi, maka akan bisa menjadi kekuatan untuk melawan pihak-pihak yang ingin mendelegitimasi Pemerintahan Prabowo.
Kendati demikian, kata dia, untuk bisa bersih-bersih korupsi maka dibutuhkan penegak hukum yang bersih juga. Karena itu Kejagung maupun Polri juga harus terlebih dahulu bersih-bersih di internalnya.
Ginting mengatakan, jika Kejagung menyikat koruptor besar di Indonesia maka akan banyak pihak-pihak yang akan kebakaran jenggot.
Baca juga: Kejagung Tetapkan Riza Chalid Tersangka Pencucian Uang
Penyebabnya, para koruptor ini memberikan keuntungan pada sejumlah oknum elit politik di masa lalu maupun saat ini. “Kejagung harus didukung agar berani menyikat mereka,” pungkasnya.
“Dengan di-back up TNI mestinya kejaksaan lebih berani melawan mafia-mafia hitam, koruptor-koruptor kakap,” kata Pengamat Politik dan Hukum Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting, Selasa (2/9/2025).
Baca juga: Ada 2 Panser Anoa di Kejagung, Mabes TNI: Pengamanan Rutin
Ginting mengatakan, Presiden Prabowo Subianto sebenarnya merupakan harapan baru publik untuk pemberantasan korupsi di Indonesia. Sehingga ketika Kejagung maupun penegak hukum lainnya berani tegas memberantas korupsi, maka akan bisa menjadi kekuatan untuk melawan pihak-pihak yang ingin mendelegitimasi Pemerintahan Prabowo.
Kendati demikian, kata dia, untuk bisa bersih-bersih korupsi maka dibutuhkan penegak hukum yang bersih juga. Karena itu Kejagung maupun Polri juga harus terlebih dahulu bersih-bersih di internalnya.
Ginting mengatakan, jika Kejagung menyikat koruptor besar di Indonesia maka akan banyak pihak-pihak yang akan kebakaran jenggot.
Baca juga: Kejagung Tetapkan Riza Chalid Tersangka Pencucian Uang
Penyebabnya, para koruptor ini memberikan keuntungan pada sejumlah oknum elit politik di masa lalu maupun saat ini. “Kejagung harus didukung agar berani menyikat mereka,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :