Representasi Mahal, Legitimasi Murah

Selasa, 02 September 2025 - 13:15 WIB
loading...
A A A
Di sini kegagalan komunikasi politik DPR makin telanjang. Jürgen Habermas menekankan pentingnya ruang publik deliberatif, di mana wakil rakyat harus meyakinkan masyarakat bahwa kebijakan mereka sah karena lahir dari akal budi bersama. Namun yang terjadi justru sebaliknya: DPR gagal mengartikulasikan alasan moral yang bisa diterima publik. Argumentasi tentang “tingginya biaya politik” hanya terdengar sebagai pembenaran diri. Maka, bukan hanya legitimasi kebijakan yang tergerus, tetapi juga legitimasi lembaga itu sendiri.

Ironi ini bukan baru. Sejarah mencatat, Senat Romawi runtuh bukan hanya oleh serangan barbar, tetapi juga oleh para senator yang sibuk mengurus hak istimewa pribadi. Versailles runtuh bukan karena roti habis, melainkan karena jarak simbolik antara rakyat lapar dan istana mewah tak lagi bisa dijembatani.

Kini, kita menyaksikan ironi serupa: DPR menambah tunjangan, sementara rakyat menambah keluhan. Bedanya, rakyat Romawi masih mendapat tontonan gladiator gratis, rakyat Prancis setidaknya disuguhi wacana “biar mereka makan kue”, sedangkan rakyat Indonesia hanya mendapat alasan birokratis tentang ongkos politik yang tinggi.

Politik modern memang tidak bisa dijalankan tanpa biaya, itu benar. Tetapi sejarah membuktikan, legitimasi tidak pernah dibeli dengan uang. Ia dibangun lewat keadilan, akuntabilitas, dan komunikasi publik yang sehat. Tunjangan DPR hari ini ibarat gejala klasik: representasi yang makin mahal, legitimasi yang makin murah. Anggota DPR mungkin berhasil menutup biaya politik pribadi dengan gaji besar, tetapi siapa yang menutup biaya politik sosial berupa hilangnya kepercayaan rakyat?

Jika jarak simbolik dan moral terus melebar, bukan mustahil DPR akan bernasib sama dengan lembaga-lembaga representasi lain sepanjang sejarah: kehilangan legitimasi, lalu runtuh di mata rakyatnya sendiri. Dan sebagaimana Romawi dan Versailles mengajarkan, ketika representasi gagal menjaga kepercayaan, rakyat selalu menemukan cara untuk berbicara—entah melalui protes, satire, atau bahkan revolusi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
SNI Jadi Benteng Produk...
SNI Jadi Benteng Produk Lokal dan Jalan IKM Tembus Ekspor
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Kawendra Salurkan 88...
Kawendra Salurkan 88 Sapi Kurban di Jember Lumajang dan Daerah Lainnya
Rekomendasi
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
PNJ Telaah Sanksi Tindak...
PNJ Telaah Sanksi Tindak Asusila Sesama Jenis di Kampus
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Berita Terkini
Sidang Gugatan PLK,...
Sidang Gugatan PLK, Saksi Sebut Organisasi Penerus HCL Tak Punya Dasar Hukum
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Hari Ini Noel Divonis...
Hari Ini Noel Divonis terkait Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Segel Mobil Mewah
Penyidik KPK Datangi...
Penyidik KPK Datangi Rumah Silmy Karim di Jalan Brawijaya Jaksel
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved