Hendri Satrio: Sahroni, Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya Sebaiknya Mundur dari DPR
Minggu, 31 Agustus 2025 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, publik membutuhkan komunikasi yang baik dan mudah dicerna dari pemerintah dan para wakilnya. Aksi-aksi ini, sebagian besar, diawali oleh komunikasi publik yang dianggap tidak bisa dimengerti oleh masyarakat luas.
Baca Juga: Rumah Eko Patrio di Kuningan Dijarah, Sepeda Lipat hingga TV LED Dibawa Massa
"Akibatnya jelas, tingkat kepercayaan atau trust kepada pemerintah dan institusi legislatif terlihat menurun. Ini adalah alarm serius," tegasnya.
Hensat kemudian mengingatkan kepada pejabat dan wakil rakyat lainnya agar selalu berhati-hati dalam menyampaikan pesan politik. Menurutnya, kericuhan yang hingga kini masih berlangsung di Jakarta adalah bukti nyata dari komunikasi publik yang bermasalah dari pejabat publik seperti Sahroni, Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya.
"Aksi masyarakat yang terjadi belakangan ini menjadi pengingat agar kelak pejabat dan wakil rakyat lebih berhati-hati dalam menyampaikan pesan politik," ujarnya.
Baca Juga: Rumah Eko Patrio di Kuningan Dijarah, Sepeda Lipat hingga TV LED Dibawa Massa
"Akibatnya jelas, tingkat kepercayaan atau trust kepada pemerintah dan institusi legislatif terlihat menurun. Ini adalah alarm serius," tegasnya.
Hensat kemudian mengingatkan kepada pejabat dan wakil rakyat lainnya agar selalu berhati-hati dalam menyampaikan pesan politik. Menurutnya, kericuhan yang hingga kini masih berlangsung di Jakarta adalah bukti nyata dari komunikasi publik yang bermasalah dari pejabat publik seperti Sahroni, Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya.
"Aksi masyarakat yang terjadi belakangan ini menjadi pengingat agar kelak pejabat dan wakil rakyat lebih berhati-hati dalam menyampaikan pesan politik," ujarnya.
Lihat Juga :