Haidar Apresiasi Kapolri Temui Keluarga Affan yang Meninggal Ditabrak Rantis Brimob
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 20:03 WIB
loading...
A
A
A
Kapolri juga menegaskan proses hukum berjalan transparan. Anggota Brimob yang berada di mobil rantis telah diperiksa, dan evaluasi menyeluruh atas prosedur pengamanan aksi segera dilakukan. “Ini yang penting dipahami, kejadian ini adalah peristiwa penuh duka, bukan niat represif. Justru dari sikap terbuka Kapolri kita melihat negara berani introspeksi dan memperbaiki diri,” jelasnya.
Baca juga: Pernyataan Lengkap Prabowo atas Meninggalnya Affan Kurniawan Driver Ojol yang Dilindas Rantis Brimob
Haidar Alwi mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan, melainkan memberi ruang bagi proses hukum berjalan dengan adil. Haidar Alwi mengingatkan masyarakat bahwa dalam setiap musibah besar, selalu ada pihak yang berusaha membelokkan duka menjadi alat politik.
“Kita harus waspada. Jangan biarkan narasi provokatif menjerumuskan kita. Emosi bisa membuat kita kehilangan arah, padahal aparat sudah menunjukkan tanggung jawab dan keterbukaan,” ujar Haidar Alwi.
Haidar Alwi menambahkan, demokrasi yang sehat bukan diukur dari kerasnya teriakan, tetapi dari kemampuan rakyat menjaga akal sehat di tengah cobaan. “Waspadai narasi provokatif. Jangan biarkan duka yang tulus berubah menjadi komoditas politik. Tugas kita adalah menjaga kedamaian agar demokrasi tetap berjalan dengan matang,” katanya.
Haidar Alwi mengajak bangsa ini menengok arah besar yang sedang ditempuh pemerintah. Haidar Alwi menilai Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah membawa Indonesia ke panggung dunia, membangun diplomasi yang mengangkat martabat bangsa.
Baca juga: Pernyataan Lengkap Prabowo atas Meninggalnya Affan Kurniawan Driver Ojol yang Dilindas Rantis Brimob
Haidar Alwi mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan, melainkan memberi ruang bagi proses hukum berjalan dengan adil. Haidar Alwi mengingatkan masyarakat bahwa dalam setiap musibah besar, selalu ada pihak yang berusaha membelokkan duka menjadi alat politik.
“Kita harus waspada. Jangan biarkan narasi provokatif menjerumuskan kita. Emosi bisa membuat kita kehilangan arah, padahal aparat sudah menunjukkan tanggung jawab dan keterbukaan,” ujar Haidar Alwi.
Haidar Alwi menambahkan, demokrasi yang sehat bukan diukur dari kerasnya teriakan, tetapi dari kemampuan rakyat menjaga akal sehat di tengah cobaan. “Waspadai narasi provokatif. Jangan biarkan duka yang tulus berubah menjadi komoditas politik. Tugas kita adalah menjaga kedamaian agar demokrasi tetap berjalan dengan matang,” katanya.
Haidar Alwi mengajak bangsa ini menengok arah besar yang sedang ditempuh pemerintah. Haidar Alwi menilai Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah membawa Indonesia ke panggung dunia, membangun diplomasi yang mengangkat martabat bangsa.
Lihat Juga :