Sahroni Tak Ladeni Tantangan Debat, Salsa Erwina: Uang Sebanyak Itu Nggak Bisa Beli Keberanian
Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:21 WIB
loading...
Ahmad Sihabudin. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Influencer muda yang juga diaspora di Denmark, Salsa Erwina Hutagalung kembali melontarkan kritik setelah menantang anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni untuk berdebat. Tantangan debat itu sebelumnya disampaikan Salsa setelah Sahroni menyebut 'Orang Tolol Sedunia' saat merespons wacana pembubaran DPR RI .
Dalam video unggahannya, Salsa menyinggung fotonya yang telah masuk ke dalam feeds Instagram Sahroni. Salsa juga menyinggung harta kekayaan Sahroni.
"Uang sebanyak itu nggak bisa membeli kamu keberanian, nggak bisa membeli kamu nyali, nggak bisa membeli kamu akuntabilitas untuk bertanggung jawab sama perkataan kamu," kata Salsa dalam unggahannya, dikutip Kamis (28/8/2025).
Baca Juga: Harta Kekayaan Ahmad Sahroni, Sebut Orang yang Ingin Bubarkan DPR Paling Tolol Sedunia
Salsa juga turut menyinggung Sahroni yang tak berani datang dalam ajakannya debat, tetapi bisa menonton semua postingannya di Instagram. Dia berharap, keberadaannya bisa mengajari Sahroni tentang cara berargumen baik yang didasari data, logika, dan dengan empati terhadap penderitaan yang dirasakan masyarakat.
![Sahroni Tak Ladeni Tantangan Debat, Salsa Erwina: Uang Sebanyak Itu Nggak Bisa Beli Keberanian]()
Salsa Erwina. Foto/Tangkapan layar Instagram
"Apakah uang kamu yang sebanyak itu nggak mampu membeli kamu empati. Teman-teman lihat nih ya, uang bukan segalanya. Orang yang uangnya udah nggak ada serinya, yang petantang petenteng pamer kekayaan di tengah kemiskinan masyarakat, dan mati empatinya ternyata nggak bisa membeli dia keberanian untuk bisa bertanggung jawab sama-sama kata-katanya sendiri loh," ujarnya.
Ahmad Sahroni menjadi sorotan publik setelah melontarkan pernyataan keras terhadap mereka yang menyerukan pembubaran DPR. Dalam sebuah pernyataan yang viral, Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini menyebut mereka yang menghendaki pembubaran lembaga legislatif sebagai "orang paling tolol sedunia".
Pernyataan kontroversial Sahroni muncul di tengah ramainya wacana pembubaran DPR di media sosial dan aksi unjuk rasa di Jakarta pada akhir Agustus 2025. Wacana ini didorong oleh kritik terhadap kinerja dewan, khususnya terkait isu gaji dan tunjangan anggota yang dianggap fantastis.
Namun, Sahroni kemudian mengklarifikasi bahwa ucapannya tidak ditujukan kepada masyarakat umum, melainkan kepada pemikiran yang menganggap DPR bisa dibubarkan begitu saja. Ia menegaskan, keberadaan DPR sangat krusial sebagai lembaga pengawas untuk mencegah kekuasaan pemerintah berjalan tanpa kendali.
"Jika DPR dibubarkan, tidak ada lagi pengawasan terhadap kekuasaan presiden, dan itu sangat berbahaya bagi sistem demokrasi kita," ujar Sahroni.
Dalam video unggahannya, Salsa menyinggung fotonya yang telah masuk ke dalam feeds Instagram Sahroni. Salsa juga menyinggung harta kekayaan Sahroni.
"Uang sebanyak itu nggak bisa membeli kamu keberanian, nggak bisa membeli kamu nyali, nggak bisa membeli kamu akuntabilitas untuk bertanggung jawab sama perkataan kamu," kata Salsa dalam unggahannya, dikutip Kamis (28/8/2025).
Baca Juga: Harta Kekayaan Ahmad Sahroni, Sebut Orang yang Ingin Bubarkan DPR Paling Tolol Sedunia
Salsa juga turut menyinggung Sahroni yang tak berani datang dalam ajakannya debat, tetapi bisa menonton semua postingannya di Instagram. Dia berharap, keberadaannya bisa mengajari Sahroni tentang cara berargumen baik yang didasari data, logika, dan dengan empati terhadap penderitaan yang dirasakan masyarakat.

Salsa Erwina. Foto/Tangkapan layar Instagram
"Apakah uang kamu yang sebanyak itu nggak mampu membeli kamu empati. Teman-teman lihat nih ya, uang bukan segalanya. Orang yang uangnya udah nggak ada serinya, yang petantang petenteng pamer kekayaan di tengah kemiskinan masyarakat, dan mati empatinya ternyata nggak bisa membeli dia keberanian untuk bisa bertanggung jawab sama-sama kata-katanya sendiri loh," ujarnya.
Ahmad Sahroni menjadi sorotan publik setelah melontarkan pernyataan keras terhadap mereka yang menyerukan pembubaran DPR. Dalam sebuah pernyataan yang viral, Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini menyebut mereka yang menghendaki pembubaran lembaga legislatif sebagai "orang paling tolol sedunia".
Pernyataan kontroversial Sahroni muncul di tengah ramainya wacana pembubaran DPR di media sosial dan aksi unjuk rasa di Jakarta pada akhir Agustus 2025. Wacana ini didorong oleh kritik terhadap kinerja dewan, khususnya terkait isu gaji dan tunjangan anggota yang dianggap fantastis.
Namun, Sahroni kemudian mengklarifikasi bahwa ucapannya tidak ditujukan kepada masyarakat umum, melainkan kepada pemikiran yang menganggap DPR bisa dibubarkan begitu saja. Ia menegaskan, keberadaan DPR sangat krusial sebagai lembaga pengawas untuk mencegah kekuasaan pemerintah berjalan tanpa kendali.
"Jika DPR dibubarkan, tidak ada lagi pengawasan terhadap kekuasaan presiden, dan itu sangat berbahaya bagi sistem demokrasi kita," ujar Sahroni.
(zik)
Lihat Juga :