Analisis Politik Indef: Irjen Agus Suryo Layak Dinobatkan sebagai Tokoh Perubahan Lalu Lintas.
Minggu, 24 Agustus 2025 - 23:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kinerja Kakorlantas dan Jajaran Amankan HUT ke-80 RI Patut Diteladani
Ia juga menekankan agar program ini dibarengi pelatihan pelayanan publik bagi anggota di pos jaga, lokasi tilang, maupun kantor SIM dan di Samsat. Kehadiran polisi tidak boleh hanya saat razia, melainkan hadir aktif memberikan edukasi, arahan, bahkan motivasi bagi pengguna jalan.
“Diperlukan kanal umpan balik publik agar masyarakat bisa menilai langsung kualitas pelayanan Polantas. Dengan begitu, perubahan akan berjalan konsisten dan terukur,” tambahnya.
Program Polantas Menyapa hadir di Dieng Culture Festival (DCF) 2025 yang berlangsung pada 23-24 Agustus 2025. Kehadiran Polantas dalam acara budaya ini tidak hanya memperkuat hubungan kepolisian dengan masyarakat, tetapi juga meneguhkan pesan bahwa disiplin dan kesadaran berlalu lintas adalah bagian dari upaya menyelamatkan nyawa.
Program Polantas Menyapa yang hadir di Dieng Culture Festival (DCF) 2025 disambut antusias warga dan wisatawan. Banyak yang menilai kehadiran polisi lalu lintas tidak lagi terasa menegangkan, tetapi justru bersahabat.
Salah satu pengunjung DCF, Ratna Wulandari (35), warga Wonosobo, mengaku kagum dengan perubahan pendekatan Polantas. “Biasanya kalau lihat polisi lalu lintas itu bawaannya tegang, takut ditilang. Tapi di DCF ini mereka menyapa, memberi arahan dengan ramah, bahkan ada yang sambil senyum dan foto bareng pengunjung. Ini perubahan yang menyenangkan,” ujarnya.
Ia juga menekankan agar program ini dibarengi pelatihan pelayanan publik bagi anggota di pos jaga, lokasi tilang, maupun kantor SIM dan di Samsat. Kehadiran polisi tidak boleh hanya saat razia, melainkan hadir aktif memberikan edukasi, arahan, bahkan motivasi bagi pengguna jalan.
“Diperlukan kanal umpan balik publik agar masyarakat bisa menilai langsung kualitas pelayanan Polantas. Dengan begitu, perubahan akan berjalan konsisten dan terukur,” tambahnya.
Program Polantas Menyapa hadir di Dieng Culture Festival (DCF) 2025 yang berlangsung pada 23-24 Agustus 2025. Kehadiran Polantas dalam acara budaya ini tidak hanya memperkuat hubungan kepolisian dengan masyarakat, tetapi juga meneguhkan pesan bahwa disiplin dan kesadaran berlalu lintas adalah bagian dari upaya menyelamatkan nyawa.
Program Polantas Menyapa yang hadir di Dieng Culture Festival (DCF) 2025 disambut antusias warga dan wisatawan. Banyak yang menilai kehadiran polisi lalu lintas tidak lagi terasa menegangkan, tetapi justru bersahabat.
Salah satu pengunjung DCF, Ratna Wulandari (35), warga Wonosobo, mengaku kagum dengan perubahan pendekatan Polantas. “Biasanya kalau lihat polisi lalu lintas itu bawaannya tegang, takut ditilang. Tapi di DCF ini mereka menyapa, memberi arahan dengan ramah, bahkan ada yang sambil senyum dan foto bareng pengunjung. Ini perubahan yang menyenangkan,” ujarnya.
Lihat Juga :