Analisis Politik Indef: Irjen Agus Suryo Layak Dinobatkan sebagai Tokoh Perubahan Lalu Lintas.
Minggu, 24 Agustus 2025 - 23:05 WIB
loading...
A
A
A
Senada, Rizki Pratama (22), mahasiswa asal Yogyakarta yang hadir di festival, menilai program ini lebih menyentuh generasi muda. “Polantas Menyapa ini bagus, karena anak muda jadi lebih dekat dengan polisi. Ada edukasi lalu lintas, tapi caranya santai dan interaktif. Jadi tidak merasa digurui,” katanya.
Lebih jauh, Nasky menggarisbawahi berbagai prestasi Irjen Agus Suryo dalam menakhodai Korlantas Polri. Ia mengutip apresiasi Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menyebut penanganan arus mudik Lebaran, HUT Bhayangkara, dan HUT RI ke-80 tahun 2025 sebagai yang paling aman dan lancar sepanjang sejarah.
Selain itu, kebijakan strategis seperti penertiban pelanggaran Over Dimensi dan Over Load, penerapan ETLE, layanan SIM Online, hingga modernisasi sistem pengawasan lalu lintas dinilai memberikan dampak nyata.
Data Polri mencatat, pada semester pertama 2025 jumlah kecelakaan lalu lintas menurun signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tercatat penurunan hampir 1.800 kasus atau 19,8%, dengan lebih dari 2.500 korban berhasil ditekan. “Penurunan angka kecelakaan ini menjadi bukti konkret efektivitas strategi yang dijalankan Irjen Agus Suryo bersama jajaran Korlantas Polri,” ungkap Nasky.
Berdasarkan fakta tersebut, Nasky menilai Irjen Pol Agus Suryonugroho layak dinobatkan sebagai Tokoh Perubahan Lalu Lintas atau Agent of Change Traffic. Menurutnya, kebijakan dan terobosan Kakorlantas telah membawa wajah baru kepolisian lalu lintas yang lebih modern, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
“Seluruh kebijakan beliau berangkat dari semangat Polri untuk masyarakat. Polantas kini tidak lagi sekadar penegak hukum, tetapi juga perpanjangan tangan Polri yang merangkul, mendengar, dan melayani rakyat. Publik melihat perubahan nyata itu, dan ini menjadi modal penting membangun citra positif Polri,” pungkas Nasky.
Lebih jauh, Nasky menggarisbawahi berbagai prestasi Irjen Agus Suryo dalam menakhodai Korlantas Polri. Ia mengutip apresiasi Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menyebut penanganan arus mudik Lebaran, HUT Bhayangkara, dan HUT RI ke-80 tahun 2025 sebagai yang paling aman dan lancar sepanjang sejarah.
Selain itu, kebijakan strategis seperti penertiban pelanggaran Over Dimensi dan Over Load, penerapan ETLE, layanan SIM Online, hingga modernisasi sistem pengawasan lalu lintas dinilai memberikan dampak nyata.
Data Polri mencatat, pada semester pertama 2025 jumlah kecelakaan lalu lintas menurun signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tercatat penurunan hampir 1.800 kasus atau 19,8%, dengan lebih dari 2.500 korban berhasil ditekan. “Penurunan angka kecelakaan ini menjadi bukti konkret efektivitas strategi yang dijalankan Irjen Agus Suryo bersama jajaran Korlantas Polri,” ungkap Nasky.
Berdasarkan fakta tersebut, Nasky menilai Irjen Pol Agus Suryonugroho layak dinobatkan sebagai Tokoh Perubahan Lalu Lintas atau Agent of Change Traffic. Menurutnya, kebijakan dan terobosan Kakorlantas telah membawa wajah baru kepolisian lalu lintas yang lebih modern, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
“Seluruh kebijakan beliau berangkat dari semangat Polri untuk masyarakat. Polantas kini tidak lagi sekadar penegak hukum, tetapi juga perpanjangan tangan Polri yang merangkul, mendengar, dan melayani rakyat. Publik melihat perubahan nyata itu, dan ini menjadi modal penting membangun citra positif Polri,” pungkas Nasky.
(shf)
Lihat Juga :