Wakil Ketua MPR: Bangun Indonesia Maju dengan Persatuan dan Konstitusi

Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:35 WIB
loading...
Wakil Ketua MPR: Bangun...
Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono menyerukan pentingnya persatuan bangsa dan penghormatan terhadap konstitusi sebagai fondasi utama membangun Indonesia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyerukan pentingnya persatuan bangsa dan penghormatan terhadap konstitusi sebagai fondasi utama dalam membangun Indonesia yang maju. Pernyataan ini disampaikan Ibas berkaitan dengan peringatan Hari Konstitusi yang jatuh pada tanggal 18 Agustus 2025.

Ibas menekankan bahwa kemerdekaan Indonesia bukan hanya soal bebas dari penjajahan, melainkan juga komitmen untuk melanjutkan pembangunan peradaban yang berlandaskan konstitusi.

Baca juga: Menteri Kabinet Merah Putih dan Pimpinan Lembaga Negara Hadiri Peringatan Hari Konstitusi

“Kita bukan sekadar merdeka. Kita ingin melanjutkan pembangunan peradaban dengan konstitusi.” tegasnya. Ibas mengingatkan bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak terletak pada kekuasaan, tetapi pada norma, etika, dan kepatuhan terhadap konstitusi," katanya saat mengikuti Peringatan Hari Konstitusi dan HUT RI ke-80 di Gedung Nusantara IV, MPR/DPR RI Senayan, dikutip Selasa (19/8/2025).



“Bangsa ini hidup bukan karena kekuasaan, tapi karena norma yang dipegang, etika kehidupan, dan konstitusi yang dihormati,” lanjut Ibas. Dia menegaskan, UUD 1945 bukan sekadar teks hukum, melainkan sumpah kolektif yang lahir dari darah perjuangan dan sarat makna filosofis.

“UUD 1945 bukan sekadar tulisan di atas kertas. Ia adalah sumpah kolektif. Ia adalah jiwa Pancasila yang ditulis dengan darah perjuangan dan mengandung makna filosofis yang mendalam,” tandasnya.

Dalam refleksi Hari Konstitusi ini, Ibas mengajak seluruh rakyat untuk senantiasa memegang teguh konstitusi, menjaga demokrasi, serta tidak tergoyahkan oleh pragmatisme politik. “Peganglah teguh konstitusi, tegakkan demokrasi, jangan goyah di tengah pragmatisme politik,” serunya.

Baca juga: DPR Tindak Lanjuti Surat MK soal Hakim Arief Hidayat Pensiun

Ibas juga mengingatkan bahwa peringatan kemerdekaan harus selalu disertai dengan kesadaran akan lahirnya konstitusi sebagai ruh berbangsa. “Peringati kemerdekaan, jangan lupakan lahirnya konstitusi. Di sanalah ruh berbangsa ditulis,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang berpijak pada jati dirinya, dan konstitusi menjadi titik nyatanya.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang berpijak pada jati dirinya. Dan konstitusi itulah titik nyatanya,” tandasnya. Oleh karena itu, persatuan bangsa penting dan merupakan harga mati, dengan empat pilar kebangsaan sebagai rel yang memandu perjalanan Indonesia menuju kemandirian.

“Persatuan itu harga mati. Dan empat pilar itulah rel yang memandu kita menuju indonesia yang berdikari,” tegasnya.

Ibas mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjunjung tinggi konstitusi, memperkuat demokrasi, dan memelihara persatuan nasional. “Mari kita semua berdiri untuk menegaskan: bahwa tanpa konstitusi, kita hanya kerumunan tanpa arah. Dengan konstitusi, kita menjadi bangsa. Dengan pancasila, kita menjadi indonesia,” pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Prabowo: Waisak Momentum...
Prabowo: Waisak Momentum Perkuat Persaudaraan dan Persatuan Bangsa
Hari Pendidikan Nasional...
Hari Pendidikan Nasional 2026, Seskab Teddy Ajak Generasi Muda Asah Potensi untuk Indonesia Maju
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Tanpa Pihak Luar, ASEAN Diimbau Perkuat Persatuan
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Jannah Firdaus Bantu...
Jannah Firdaus Bantu Ratusan Jemaah Gagal Berangkat Umrah
Rekomendasi
Belum Move On, Aji Darmaji...
Belum Move On, Aji Darmaji Tak Kuat Lihat Rumah Lama dengan Mpok Alpa di Ciganjur
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Berita Terkini
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved