Kerukunan Keluarga Kawanua Tampilkan Tarian Kabasaran pada HUT ke-80 RI di Istana Merdeka
Senin, 18 Agustus 2025 - 11:56 WIB
loading...
A
A
A
Tarian Bhinneka membawa pesan penting: keberagaman adalah kekuatan bangsa. Ketika langkah dan gerak tari menyatu, tercipta harmoni yang mencerminkan wajah Indonesia yang majemuk namun tetap satu. Dengan bergabungnya KKK, pesan ini semakin kuat bahwa Minahasa, bersama seluruh etnis di nusantara, adalah bagian tak terpisahkan dari rumah besar bernama Indonesia.
Filosofi Kawanua: Menjaga Akar, Menatap Masa Depan sedangkan, Filosofi Sitou Timou Tumou Tou: manusia hidup untuk memanusiakan manusia — menjadi kompas moral yang menuntun langkah Kawanua. Sementara Mapalus atau gotong royong adalah napas kebersamaan yang membuat komunitas ini mampu berperan aktif di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.
Di usia 80 tahun kemerdekaan, Indonesia bukan lagi bangsa yang mencari bentuk, tetapi bangsa yang memperkuat kualitasnya. Di titik inilah Kawanua menunjukkan jati dirinya: menjadi bagian dari solusi, menjaga akar budaya sambil menatap masa depan, bekerja sama lintas etnis dan daerah, serta tetap setia pada merah putih.
HUT RI ke-80 bukan hanya mengenang masa lalu, melainkan membangun komitmen baru. Indonesia memerlukan kebersamaan yang nyata, kerja keras yang tulus, serta kesetiaan pada nilai-nilai kemanusiaan.
Dari ujung utara Sulawesi hingga ke seluruh penjuru nusantara, Kawanua berdiri tegak di panggung bangsa untuk berkata: “Kami bangga menjadi bagian dari Kerukunan Keluarga Kawanua. Bersama Indonesia, kami melangkah ke masa depan dengan keberanian, persatuan, dan karya nyata.
Filosofi Kawanua: Menjaga Akar, Menatap Masa Depan sedangkan, Filosofi Sitou Timou Tumou Tou: manusia hidup untuk memanusiakan manusia — menjadi kompas moral yang menuntun langkah Kawanua. Sementara Mapalus atau gotong royong adalah napas kebersamaan yang membuat komunitas ini mampu berperan aktif di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.
Di usia 80 tahun kemerdekaan, Indonesia bukan lagi bangsa yang mencari bentuk, tetapi bangsa yang memperkuat kualitasnya. Di titik inilah Kawanua menunjukkan jati dirinya: menjadi bagian dari solusi, menjaga akar budaya sambil menatap masa depan, bekerja sama lintas etnis dan daerah, serta tetap setia pada merah putih.
HUT RI ke-80 bukan hanya mengenang masa lalu, melainkan membangun komitmen baru. Indonesia memerlukan kebersamaan yang nyata, kerja keras yang tulus, serta kesetiaan pada nilai-nilai kemanusiaan.
Dari ujung utara Sulawesi hingga ke seluruh penjuru nusantara, Kawanua berdiri tegak di panggung bangsa untuk berkata: “Kami bangga menjadi bagian dari Kerukunan Keluarga Kawanua. Bersama Indonesia, kami melangkah ke masa depan dengan keberanian, persatuan, dan karya nyata.
(cip)
Lihat Juga :