Palestina dan Pengakuan Barat: Sebuah Persimpangan Sejarah

Senin, 18 Agustus 2025 - 10:46 WIB
loading...
A A A
Prancis memiliki sejarah yang berbeda, namun tidak kalah penting dalam konteks ini. Sebagai mantan kekuatan kolonial di wilayah Levant (termasuk Suriah dan Lebanon), Prancis memiliki hubungan historis yang kompleks dengan dunia Arab. Pengaruh kolonial Prancis di Timur Tengah memengaruhi hubungan diplomatik dan sensitivitas politiknya terhadap isu-isu Arab, termasuk Palestina.

Prancis juga memiliki populasi diaspora Arab yang cukup besar, yang menjadi salah satu faktor internal yang memengaruhi kebijakan luar negeri mereka.

Dalam dekade terakhir, Prancis telah menunjukkan kecenderungan lebih terbuka terhadap dukungan kemerdekaan Palestina, meskipun tetap menjaga hubungan strategis dengan Israel. Pendekatan Prancis ini dapat dilihat sebagai strategi diplomatik yang seimbang antara menjaga pengaruh di dunia Arab dan mempertahankan aliansi dengan sekutu Barat.

Pada tingkat regional dan internasional, Prancis kerap menjadi suara penting dalam mendorong solusi dua negara, dan pengakuan terhadap Palestina adalah bagian dari upaya untuk mendorong perdamaian yang lebih adil dan berkelanjutan.

Australia, yang secara geografis jauh dari Timur Tengah, mungkin terlihat sebagai pemain yang kurang berperan dalam konflik ini. Namun, sejarah keterlibatan Australia, meskipun lebih terbatas, tetap relevan. Australia selama ini dikenal memiliki kebijakan luar negeri yang pro-Barat, khususnya mendukung aliansi dengan Amerika Serikat dan Inggris.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, terjadi pergeseran dalam opini publik dan politik domestik Australia terkait konflik Israel-Palestina. Kelompok masyarakat sipil dan advokasi hak asasi manusia di Australia semakin vokal menuntut pengakuan terhadap Palestina sebagai negara merdeka.

Reaksi politik Australia terhadap isu ini mencerminkan interaksi kompleks antara sejarah aliansi, tekanan publik, dan perubahan geopolitik global. Jika Australia benar-benar mengambil langkah mengakui Palestina, itu menandai perubahan sikap penting yang juga dapat mendorong negara-negara lain di kawasan Pasifik untuk mempertimbangkan hal serupa.

Keterlibatan Australia dalam isu ini, meskipun tidak sebesar Inggris atau Prancis, merupakan indikator bahwa tekanan internasional terhadap status quo semakin kuat dan meluas.

Melihat kembali pola perilaku negara-negara Barat ini melalui lensa pendekatan historis dalam Hubungan Internasional, kita dapat memahami bahwa setiap keputusan politik bukanlah reaksi spontan. Melainkan hasil pembelajaran dan internalisasi pengalaman masa lalu. Pendekatan behavioral yang berfokus pada pengalaman historis mengungkap bagaimana negara-negara menyesuaikan kebijakan luar negerinya dengan memori kolektif dan konteks historis yang melingkupi isu Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Rekomendasi
Dokter Tifa Optimistis...
Dokter Tifa Optimistis Eksepsinya Dikabulkan Hakim
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
Berita Terkini
Profil Chatarina Girsang,...
Profil Chatarina Girsang, Jaksa yang Ikut Tangani Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Kejagung: Beliau Ada, Tinggal Diperiksa Saja
Usai Rumahnya Digeledah,...
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK
Besok Polisi Limpahkan...
Besok Polisi Limpahkan Don Ritto dan Barang Bukti ke Kejagung
12 Kapolda Lulusan Akpol...
12 Kapolda Lulusan Akpol 1994 Teman Satu Angkatan Kakortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto
Prabowo Minta Pembenahan...
Prabowo Minta Pembenahan Program MBG Dilakukan Cermat, Termasuk Anggaran per Porsi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved